Argentina 0 vs 0 Brasil: Messi Berjuang Tanpa Rasa Sakit

Pelatih kepala Argentina Lionel Scaloni merayakan tahun yang luar biasa setelah juara Copa America itu lolos ke Piala Dunia 2022.

Meskipun bermain imbang tanpa gol di kandang dengan rival yang sudah memenuhi syarat Brasil, Argentina memastikan tempat mereka di Qatar 2022 setelah Kolombia, Uruguay dan Chili semuanya gagal menang di CONMEBOL pada Rabu (17/11/2021) pagi.

Ini menutup tahun 2021 yang sukses bagi juara dunia dua kali Argentina, yang mengakhiri penantian 28 tahun mereka untuk meraih gelar dengan mengalahkan Brasil di final Copa America Juli.

“Ini adalah tahun yang luar biasa,” kata Scaloni—yang menyamai rekor Alejandro Sabella untuk rekor tak terkalahkan terpanjang kedua di kualifikasi CONMEBOL di tengah 13 pertandingan beruntun—dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Memenangkan Copa, lolos ke Piala Dunia tanpa terkalahkan. Itu adalah mimpi,” ucapnya.

“Kami mendapat empat poin melawan dua rival yang sangat sulit. Kami semua ingin menang tentu saja. Namun permainan ini membantu tim untuk matang. Tanpa ragu, keseimbangannya positif,” ujarnya.

“Setelah lolos sejauh ini, di bagian kualifikasi yang sangat sulit, adalah sesuatu yang harus kami banggakan,” tuturnya.

Lionel Messi kembali ke line-up tetapi tidak mampu menginspirasi Argentina, yang bermain imbang dengan Brasil di San Juan untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 27 pertandingan di semua kompetisi.

Performa mengecewakan itu membuat Argentina menunggu untuk mengetahui nasib Piala Dunia mereka, meskipun La Albiceleste hanya harus menunggu kurang dari satu jam menyusul kekalahan 0-2 Chile dari 10 pemain di kandang sendiri dari Ekuador.

Argentina—mencari mahkota dunia pertama mereka sejak 1986—berada di urutan kedua dalam klasemen CONMEBOL dengan lima pertandingan tersisa, enam poin di belakang pemimpin Brasil dan enam poin dari Ekuador yang berada di posisi ketiga.

Tersingkir di babak 16 besar di Rusia 2018, Argentina dan Brasil sama-sama bermain lebih sedikit setelah kualifikasi September di Sao Paulo, yang secara sensasional ditinggalkan setelah pasukan Scaloni meninggalkan lapangan ketika pejabat kesehatan Brasil mencoba menahan pemain yang berkunjung karena peraturan coronavirus.

Baik-Baik Saja

Setelah penampilannya yang tenang, kapten superstar Messi—yang melewatkan dua pertandingan Paris Saint-Germain sebelum jeda internasional—meredakan masalah kebugarannya.

“Saya baik-baik saja. Jika tidak, saya tidak akan bermain,” kata Messi sebelum mengetahui Argentina lolos setelah tim besar Amerika Selatan itu membuat enam pertandingan tanpa kebobolan—rekor terpanjang mereka di kualifikasi.

“Saya sudah bertahan untuk waktu yang lama dan tidak mudah memainkan permainan dengan kecepatan sebanyak ini,” tuturnya.

“Untungnya saya baik-baik saja dan saya tahu bahwa sedikit demi sedikit saya akan meningkatkan kecepatan. Saya harap saya bisa menyelesaikan tahun ini dengan baik,” ujarnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!