Belgia 3 vs 1 Estonia: Harus Merayakan Setelah Lewati Tekanan Ekstra

BRUSSELS – Roberto Martinez tahu ekspektasi selalu tinggi untuk tim Belgia-nya, dan dia bangga mencentang kotak penting lainnya saat Setan Merah mengamankan kualifikasi untuk Piala Dunia 2022, Minggu (14/11/2021) dini hari WIB.

Saat Belgia tidak mengulangi prestasi 2018 mereka sebagai tim Eropa pertama yang lolos, mereka akan mengambil tempatnya bersama Denmark, Prancis dan Jerman di Qatar setelah mengalahkan Estonia 3-1 di The King Baudouin Stadium.

Dengan seluruh kemenangan kecuali dua dari kualifikasinya sejak Martinez mengambil alih pada 2016, Belgia memiliki banyak alasan untuk bangga.

“Kami berada dalam situasi di mana kami selalu harus memenangkan segalanya,” kata Martinez kepada wartawan dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Itulah yang diharapkan dunia luar dan itu menciptakan tekanan ekstra. Saya sangat senang para pemain kami menangani ini dengan baik. Mereka selalu melakukannya,” ujarnya.

“Setiap pemain selalu dalam situasi khusus di klubnya. Namun dengan tim nasional semua hidung berada di arah yang sama. Itu pola pikir yang bagus. Tidak sejelas kelihatannya,” tuturnya.

“Kami sekarang telah memainkan 27 pertandingan kualifikasi di bawah pemerintahan saya. Kami memenangkan 25 di antaranya. Kami harus senang tentang itu. Itulah mengapa kami harus benar-benar merayakan kualifikasi ini. Itu tidak terlalu normal,” ucapnya.

Istirahatkan Courtois

Belgia memainkan kualifikasi 2022 kedua dari belakang tanpa bintang Romelu Lukaku, yang dalam pemulihan dari cedera pergelangan kaki.

Dalam ketidakhadirannya, Christian Benteke, Yannick Carrasco dan Thorgan Hazard mencetak gol di Brussels.

Martinez mengatakan kiper Thibaut Courtois mungkin tidak melakukan perjalanan ke Cardiff untuk pertandingan final Grup E pada Rabu melawan Wales. Namun sebaliknya Belgia akan menampilkan penggantinya saat lawannya mencoba mengunci tempat kedua dalam grup.

“Kami harus mencoba untuk menang di sana, memainkan permainan dengan adil,” kata Martinez. “Suasananya akan sangat tidak bersahabat karena Wales ingin lolos ke babak play-off. Karena itu saya akan pergi ke sana dengan inti terkuat,” ujarnya.

“Hanya Courtois yang mungkin tidak pergi ke Wales. Dia tidak sepenuhnya fit dan belum banyak berlatih. Selebihnya, tidak ada kartu kuning atau cedera. Jadi semua orang ikut,” tuturnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Editor in Chief