Bennacer Heran Mengapa VAR Tak Batalkan Penalti Atletico

Ismael Bennacer tercengang setelah melihat bahwa VAR seharusnya mencabut penalti Atletico Madrid yang jadi penentu kekalahan AC Milan 2-1 di Liga Champions di San Siro, Rabu (29/9/2021) dini hari WIB.

Rossoneri dominan dan memimpin melalui Rafael Leao pada menit ke-20, yang juga memiliki peluang membentur mistar gawang. Namun permainan berubah ketika Franck Kessie menerima kartu kuning kedua yang keras pada menit ke-29.

Meskipun bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam, karena permainan akhirnya berlangsung 100 menit dengan penghentian, Diavolo bertahan dan nyaris tidak membiarkan tembakan tepat sasaran sampai gol penyeimbang Antoine Griezmann di menit ke-84 dan penalti Luis Suarez yang kontroversial pada menit ke-90+7.

“Ketika Anda kalah seperti itu, bahkan jika kami memberikan segalanya, pertandingan besar ini ditentukan oleh detail kecil. Itulah yang membuat perbedaan dan menyakitkan untuk kalah seperti itu,” kata Bennacer kepada Sport Mediaset dikutip radarsports.id dari Football Italia.

Dia diperlihatkan rekaman yang mengonfirmasi bahwa Thomas Lemar benar-benar handball sebelum Pierre Kalulu. Jadi penalti seharusnya dicabut melalui VAR.

“Ketika saya berbicara tentang ini, maksud saya semua yang terjadi. Saya tidak mengerti, ada VAR, mereka yang membuat keputusan. Saya tidak tahu harus berkata apa…” tuturnya.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kami harus menundukkan kepala dan berkonsentrasi pada pertandingan berikutnya,” ujarnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!