Bonucci: Juventus Butuh Semangat Pra-CR7

Bek tengah Juventus Leonardo Bonucci ingin kembali ke semangat pra-CR7 dan mengungkapkan bahwa dia bisa saja pergi ke Zenit St Petersburg 10 tahun lalu.

Veteran Bianconeri itu berbicara kepada Amazon Prime Italy menjelang pertandingan melawan Zenit di Liga Champions di Gazprom Arena pada Kamis (21/10/2021) pukul 02.00 WIB.

Dia ditanya tentang keputusan Cristiano Ronaldo untuk meninggalkan Stadion Allianz musim panas ini dan menekankan bahwa Nyonya Tua harus menemukan kembali semangat yang ada di klub sebelum megabintang Portugal itu tiba.

“Ronaldo membuat pilihan yang kami hormati,” kata Bonucci dikutip radarsports.id dari Football Italia, Selasa (19/10/2021). “Tahun lalu tim bermain untuknya. Sekarang skuad harus menemukan kembali semangat Juve yang ada sebelum kedatangannya,” tuturnya.

Bonucci mengatakan Nyonya Tua harus menemukan kembali rasa lelah yang ada selama tugas pertama pelatih Massimiliano Allegri.

Bonucci berbicara tentang waktu dengan Allegri di Turin, yang dia gambarkan sebagai hubungan yang jujur, dan berbicara tentang insiden bangku di Porto.

“Kursi Porto-Juve adalah kesalahan saya,” ujar Bonucci. “Saya cenderung menjalani permainan dengan penuh semangat, dan saya tidak ingin berada di kursi berlengan. Jadi saya berhenti dan kemudian saya duduk di bangku di ruang tunggu,” tuturnya.

“Saya senang episode itu terjadi, karena itu hanya memperkuat hubungan saya dengan Allegri,” katanya.

Pemain internasional Italia itu mengatakan dia bisa bergabung dengan Zenit satu dekade lalu, tetapi kemudian memutuskan untuk mendengarkan isi hatinya.

“Saya bisa saja pergi ke Zenit 10 tahun yang lalu,” ucapnya. “(Mantan pelatih Antonio) Conte mengatakan kepada saya bahwa saya adalah yang terakhir dalam urutan kekuasaan bek dan bahwa saya dapat menemukan akomodasi lain,” ujarnya.

“Kami mengadakan pembicaraan dengan Zenit. Namun saya mendengarkan hasrat saya dan memutuskan untuk tetap tinggal,” tuturnya.

Bonucci sejak itu bermain di dua Final Liga Champions dan memenangkan segalanya di dalam negeri bersama Juventus.

Dia membantu Italia memenangkan Kejuaraan Eropa musim panas ini dan bertujuan untuk membantu Juventus melaju jauh di Eropa musim ini.

“Dari dua Final Liga Champions, saya akan memutar ulang satu di Cardiff,” katanya. “Melawan Barcelona, ​​kami tidak akan rugi dan menghadapi tim Mars,” ucapnya.

“Dengan nyata, setelah babak pertama yang luar biasa, ketegangan turun. Saya berharap memiliki kesempatan untuk bermain di final ketiga dalam tahun-tahun terakhir karier saya,” ujarnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Editor in Chief