Stefano Pioli mengatakan skuad Milan saat ini paling siap menghadapi semua kompetisi. Dia juga memuji Brahim Diaz dan senang menang melawan Sampdoria yang solid pada Selasa (24/8/2021) dini hari WIB.
Sang pelatih senang telah mengamankan tiga poin pada pembukaan. Rossoneri kembali ke Milanello dengan semua rampasan berkat gol kemenangan pertandingan Brahim Diaz pada menit kesembilan.
“Sampdoria memainkan permainan yang bagus dalam bertahan,” kata Pioli kepada Sky Sport Italia dikutip radarsports.id dari Football Italia.
“Menurunkan Diaz memberi kami keunggulan di lini tengah untuk tidak selalu memberikan bola,” tuturnya.
“Saya senang bisa menang dan mengejar gol kedua. Selain cedera (Franck) Kessie, saya tahu kami telah mempersiapkan diri dengan baik. Kami memenangkan pertandingan dengan penderitaan,” ujarnya.
Nomor 10 baru, Brahim Diaz, mengesankan dengan penampilan yang hidup dan mencetak gol penentu kemenangan pada Selasa dini hari WIB.
“Jelas bahwa semua orang memikirkan penampilannya melawan Juventus,” ucap Pioli. “Pada saat itu saya telah membuat lebih banyak pilihan taktis,” katanya.
“Saya selalu senang dengannya. Dia memiliki kepribadian dan sangat percaya pada dirinya sendiri. Dia memiliki segalanya untuk mempertahankan posisi ini,” tuturnya.
“Kami menjadi tim yang kuat dengan banyak daya saing di grup,” ucapnya.
Target ke Depan
Pelatih Rossoneri kemudian berbicara tentang target masa depan Diavolo.
“Sangat menyenangkan melihat para penggemar lagi. Karena kami tahu mereka akan menyambut kami dengan antusias,” katanya. “Kami tahu banyak cara untuk bermain. Ini adalah semangat yang membuat perbedaan,” tuturnya.
“Saya menjelaskan pemikiran saya kepada tim, karena saya juga lebih kuat dari dua tahun lalu. Mungkin kata yang tepat adalah siap, inilah Milan yang paling siap,” ujarnya.
“Ada banyak keseimbangan sekarang. Saya tidak suka batasan. Sadar saya melatih tim yang kuat. Pikirkan saja para pemain yang keluar malam ini,” katanya.
Taktik
Pioli kemudian menjelaskan taktiknya melawan pasukan Roberto D’Aversa di game pembuka.
“Kami mencoba membangun dengan full-back tinggi dan para gelandang harus membantu kami,” tuturnya. “(Alexis) Saelemaekers tahu bagaimana bergerak di antara garis, tetapi dia harus belajar untuk menjadi tegas,” ucapnya.
“Saya suka bagaimana tim menafsirkan permainan. Segera setelah kami mencetak gol di babak pertama, kami bermain sedikit untuk menjaga bola. Ini bukan sepak bola kami,” katanya.
“Kami selalu mencari gol dan ini adalah mentalitas yang tepat,” ujarnya. (Sandy AW)