Dani Alves: Jersei Barca Membuat Saya Jadi Superhero

Dani Alves mengatakan mengenakan jersei Barcelona membuatnya merasa seperti pahlawan super setelah kembali ke Camp Nou saat dia mencoba untuk menyelamatkan klub.

Alves kembali ke markas besar LaLiga Barca untuk mantra kedua setelah kepergiannya dari raksasa Brasil Sao Paulo.

Bek sayap Brasil berusia 38 tahun, yang menandatangani kontrak hingga akhir musim tetapi tidak akan memenuhi syarat untuk bermain hingga Januari, meninggalkan Barca lima setengah tahun lalu.

Alves membuat 247 penampilan untuk Barca setelah tiba dari Sevilla pada 2008, memenangkan enam gelar LaLiga dan tiga mahkota Liga Champions di antara 23 penghargaan.

“Ada dua kaus yang saya kenakan yang membuat saya merasa seperti pahlawan super: jersei Brasil dan jersei Barcelona,” kata Alves kepada Barca TV dikutip radarsports.id dari Livescore, Selasa (16/11/2021).

“Jadi, mengenakan kembali jersei itu akan memberi saya kekuatan ekstra, adrenalin ekstra, dan saya harap saya bisa menularkannya kepada rekan satu tim saya,” tuturnya.

Penandatanganan Pertama

Alves adalah penandatanganan pertama Xavi setelah klub besar itu ditunjuk untuk menggantikan Ronald Koeman sebelum jeda internasional.

Hutang lebih dari 1,2 miliar euro (sekitar Rp 20 triliun) membuat Blaugrana tidak mampu menandatangani kontrak baru Lionel Messi atau melakukan investasi signifikan dalam skuad sebelum musim ini, dan hasil di lapangan mengkhawatirkan. Mereka berada di urutan kesembilan di LaLiga, setelah hanya memenangkan empat dari 11 pertandingan pertamanya.

Barca menyerah melawan Celta Vigo, menyia-nyiakan keunggulan tiga gol untuk bermain imbang 3-3 secara dramatis pada 6 November.

Pertandingan di Celta membuat Barca kehilangan keunggulan tiga gol dalam pertandingan LaLiga untuk pertama kalinya sejak Januari 1998, melawan Valencia di Camp Nou dengan kekalahan 4-3.

“Yah, (saya) masih dalam keadaan syok, karena saya sudah mencoba untuk kembali untuk waktu yang lama,” tuturnya.

“Saya mencoba untuk kembali dua kali … saya tidak tahu. Dan sekarang, kembali bekerja dengan orang-orang yang tahu siapa saya, yang tahu semua karakteristik saya—tidak hanya di lapangan, tetapi juga di luar—keduanya menyenangkan dan hak istimewa. Dan seperti yang saya katakan, saya juga akan mencoba menyelamatkan Barca, klub yang sangat kami cintai, yang kita semua tahu,” ujarnya.

“Jelas bahwa kami sedang dalam proses (pembaruan). Namun proses itu harus dipercepat, karena pada akhirnya kami berada di Barca,” katanya.

“Di Barca tidak ada margin (untuk kesalahan), tidak banyak margin untuk membuat kesalahan. Dan mungkin ini adalah kesempatan bagus (untuk membantu sekali lagi),” tuturnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!