Gasperini Yakin De Gea Mengubah Nasib Manchester United

Gian Piero Gasperini yakin penyelamatan ganda David De Gea dalam kekalahan Atalanta atas Manchester United telah mengubah permainan hingga akhirnya timnya kalah 3-2 di Liga Champions di Old Trafford, Kamis (21/10/2021) dini hari WIB.

La Dea memimpin 2-0 di babak pertama, meskipun mereka mengalami krisis cedera, dengan gol Mario Pasalic dan Merih Demiral. Namun tim tamu kehilangan Demiral juga pada menit ke-46 yang membuat mereka hanya memiliki satu bek pilihan pertama.

Setan Merah menyerang dan membalikkannya melalui Marcus Rashford, Harry Maguire dan sundulan Cristiano Ronaldo.

“Saya tidak tahu apakah kami tidak bisa berbuat lebih banyak. Tentu saja, kami percaya. Namun dalam lingkungan seperti ini hanya butuh percikan untuk membuat mereka bersemangat lagi,” kata Gasperini kepada Sky Sport Italia dikutip radarsports.id dari Football Italia.

Sang pelatih melihat penyelamatan ganda David De Gea atas upaya Duvan Zapata dan Ruslan Malinovskyi sebagai momen kunci pertandingan.

“Kami memiliki sensasi yang kami tahan. Kami nyaris unggul 3-1 dan kiper mereka melakukan penyelamatan ganda yang luar biasa, kemudian 2-2 terjadi,” tuturnya.

“Tidak dapat dihindari, kami mungkin akan bertahan lebih lama dengan beberapa pemain lagi yang tersedia. Namun kami kebobolan tiga gol dalam situasi yang cukup kacau,” ujarnya.

Persaingan Ketat

Persaingan di Grup F masih sangat seimbang. Manchester United mengoleksi enam poin, Atalanta dan Villarreal dengan empat dan Young Boys tiga poin.

“Kami terus belajar! Ini adalah pertandingan tingkat atas. Anda harus belajar bertahan selama momen antusiasme mereka,” katanya.

“Kami berharap berada di sana pada akhirnya, karena Manchester United banyak menyerang ke depan dan berbahaya. Namun mereka juga meninggalkan ruang di belakang. Comeback Manchester United dan kemenangan terlambat adalah hal yang biasa di Old Trafford. Saya sudah lupa berapa kali mereka melakukannya di sini. Jadi itu adalah karakteristik mereka,” tuturnya.

“Kami bermain dengan karakter. Ada saat-saat ketika kami tidak bisa keluar. Namun kami mencoba menyerang setiap kali kami memiliki kesempatan. Kami tidak cukup klinis dalam penyelesaian akhir kami,” ujarnya.

Leg kedua akan sulit, karena mereka sangat berbahaya ketika ruang terbuka. Namun kami menunjukkan malam ini bahwa kami dapat memiliki suara kami di grup ini dan di level ini,” ucapnya.

Atalanta dihancurkan oleh cedera, seperti di babak kedua mereka memiliki Jose Luis Palomino, gelandang Marten de Roon dan remaja Matteo Lovato di tiga bek. Siapa yang akan diturunkan Gasperini akhir pekan ini di Serie A?

“Kami bermain dengan De Roon di pertahanan malam ini. Dia berjuang sedikit di awal untuk mendapatkan ukuran peran, kemudian meningkat. Kita akan melihat bagaimana Demiral melakukannya. Masalahnya adalah kami tidak punya waktu untuk memulihkan siapa pun. Kami bermain baik di Serie A dan perlu fokus pada itu sebelum memikirkan Liga Champions dalam 15 hari,” katanya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!