Giroud: Saya Bukan Penyerang Tengah dengan Keterampilan yang Diimpikan Anak-Anak Muda

Striker AC Milan Olivier Giroud mengakui bahwa dia bukan penyerang tengah dengan keterampilan yang diimpikan para pemain muda. Namun dia senang melakukan kerja keras yang mungkin tidak dilakukan orang lain.

Pemain berusia 35 tahun itu bergabung dengan Rossoneri dari Chelsea selama musim panas dengan harga 1 juta euro atau sekitar Rp 17 miliar plus bonus dan telah membuat awal yang bagus, dengan dua gol dalam tiga penampilan Serie A.

“Kisah hidup saya adalah orang-orang bertanya apakah saya pikir saya agak diremehkan. Saya pikir itu juga sebagian karena saya bukan penyerang tengah dengan keterampilan yang diimpikan anak-anak muda,” kata Giroud kepada surat kabar The Mirror dikutip radarsports.id dari Football Italia, Jumat (15/10/2021).

“Namun saya pikir yang paling penting adalah menjadi sangat efisien karena sebagai striker Anda dinilai berdasarkan statistik Anda. Berapa banyak gol yang Anda cetak. Saya senang melakukan tekanan yang tidak dilakukan orang lain dan omong kosong yang tidak ingin dilakukan orang lain. Namun itu sangat penting bagi saya,” tuturnya.

“Namun sebagai seorang striker, Anda akan selalu dinilai berdasarkan statistik dan ketika saya melihat ke belakang, saya berkata pada diri sendiri bahwa saya sangat bersyukur kepada Tuhan bahwa saya berada di lapangan untuk menikmati karier saya. Dia selalu bersama saya untuk membantu saya membuat keputusan yang tepat,” ucapnya.

“Saya telah memenangkan begitu banyak hal dalam karier saya yang tidak pernah saya bayangkan ketika saya mulai. Ketika saya melihat ke belakang, saya sangat bangga,” ujarnya.

Giroud telah mencetak 46 gol dalam 110 pertandingan senior untuk Prancis. Sementara di Liga Premier dia berhasil mencetak 90 gol dalam 255 pertandingan.

Di Eropa, sang striker benar-benar membuat prestasinya, dengan mencetak 35 gol dengan 11 assist dalam 69 penampilan di kompetisi Piala UEFA. (Sandy AW)

Sandy AW

Editor in Chief