Ibrahimovic Bisa Bermain Selamanya Menjelang Ulang Tahunnya Ke-40

Zlatan Ibrahimovic akan tetap absen untuk perjalanan Milan ke Atalanta pada Senin (4/10/2021) pukul 01.45 WIB. Namun pelatih kepala Stefano Pioli mengatakan striker awet muda itu bisa bermain selamanya.

Pemain internasional Swedia tersebut hanya tampil sekali untuk Milan sejak menjalani operasi lutut pada Juni dan menjadi pencetak gol dalam kemenangan 2-0 atas Lazio pada 12 September.

Di kedua sisi masa dua tahun di MLS bersama LA Galaxy, Ibrahimovic belum bermain lebih dari 19 pertandingan dalam satu kampanye liga di sepak bola Eropa sejak 2016-17 dalam dua musim pertamanya bersama Manchester United.

Namun, sebelum cedera baru-baru ini, dia adalah pemain kunci di bawah Pioli saat dia mencetak 25 gol dalam 37 pertandingan Serie A antara debut keduanya untuk klub pada 6 Januari 2020 dan akhir musim lalu.

Jumlah itu lebih baik dari hanya lima pemain selama periode itu—Duvan Zapata (27), Luis Muriel (30), Romelu Lukaku (35), Ciro Immobile (37) dan Cristiano Ronaldo (50).

Dari jumlah tersebut, hanya Muriel (64,1) dan Ronaldo (89,9) yang memiliki catatan menit per gol yang lebih baik daripada Ibrahimovic (114,5).

Dan dengan Ibrahimovic berusia 40 tahun pada hari bentrokan Milan dengan Atalanta di Stadion Gewiss, Pioli tidak percaya pensiun sudah di depan mata untuk pemain Swedia, yang telah menarik diri dari pertandingan mendatang negaranya.

“Saya tidak tahu berapa tahun Zlatan masih bisa bermain. Namun dari apa yang saya lihat, antusiasme dan keinginannya untuk berlatih, saya juga bisa mengatakan bahwa dia bisa bermain selamanya,” kata Pioli pada konferensi pers dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Dia mungkin tidak 100 persen untuk banyak pertandingan tetapi hasratnya untuk olahraga ini luar biasa. Zlatan melakukan apa yang dia suka. Jika saya bisa memberinya hadiah, saya akan memperpanjang kariernya sebanyak mungkin,” tuturnya.

“Zlatan tidak tersedia untuk pertandingan, tetapi dia merasa lebih baik dan akan menggunakan istirahat dua minggu untuk pulih,” tuturnya.

Milan telah mengumpulkan 16 poin dari enam pertandingan musim ini dan akan menyamai awal terbaiknya untuk kampanye Serie A di era tiga poin per kemenangan jika mereka mengalahkan Atalanta.

Tuan rumah menahan imbang juara Inter 2-2 pekan lalu. Namun mereka hanya memenangkan satu dari lima pertandingan liga kandang melawan Milan sejak Gian Piero Gasperini mengambil alih pada 2016-17.

Pioli masih mengindikasikan tantangan berat pada Senin dalam ujian awal musim dari kredensial Scudetto timnya.

“Mereka adalah tim yang kuat dalam segala hal, secara taktik, teknik dan fisik. Saya memprediksi Atalanta yang penuh tekad dan komplet,” kata Pioli.

“Saya menyaksikan pertandingan mereka melawan Inter dan itu spektakuler. Kami telah memainkan banyak pertandingan akhir-akhir ini, tetapi hal yang sama berlaku untuk lawan kami. Kami hanya akan mencoba memainkan permainan terbaik kami,” tuturnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!