Inter 4-0 Genoa: Awal Ideal untuk Pasukan Inzaghi

Inter tidak bisa memiliki awal yang lebih baik untuk musim ini, selain menghancurkan Genoa 4-0 di Giuseppe Meazza, Sabtu (21/8/2021) malam WIB. Dua pemain barunya Hakan Calhanoglu dan Edin Dzeko sama-sama menyumbangkan satu gol dan satu assist.

Pemegang gelar banyak berubah dari hanya beberapa bulan lalu, kehilangan Antonio Conte, Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi. Lautaro Martinez diskors, dengan Alexis Sanchez, Roberto Gagliardini dan tentu saja Christian Eriksen cedera. Jadi pemain baru Edin Dzeko memulai di depan untuk tim Simone Inzaghi.

Sementara itu, Grifone mendapati Mattia Bani dan Valon Behrami yang diskors. Kemudian Mattia Destro, Ivan Radovanovic dan Paolo Ghiglione membatalkan transfer yang tertunda.

Kemenangan itu adalah awal yang sempurna bagi sang juara bertahan. Karena dalam waktu enam menit Milan Skriniar bangkit untuk mencetak gol dengan menerima tendangan sudut Calhanoglu.

Tembakan Marcelo Brozovic di setengah voli menguji Salvatore Sirigu dengan kekuatan penuh. Namun tidak ada yang bisa dilakukan kiper tersebut pada tendangan roket kaki kanan Calhanoglu yang ganas dari luar kotak penalti pada menit ke-14, yang disiapkan oleh Dzeko.

Aksi tahan dada dan tendangan voli Dzeko dibelokkan ke mistar gawang oleh seorang bek dan Zinho Vanheusden melakukan tekel yang menentukan terhadap Alessandro Bastoni.

Genoa akhirnya mendapat peluang menjelang turun minum, upaya Goran Pandev gagal dan Yayah Kallon melebar setelah memutar Skriniar.

Perisic Offside

Ivan Perisic memiliki bola di jaring gawang dengan bola datar menyudut, tetapi dia sedikit offside. Perisic kembali berada dalam posisi offside setelah babak kedua dimulai, yang berarti tendangan Calhanoglu tidak dihitung.

Dzeko nyaris mencetak gol pada debutnya. Namun sundulan dari sepak pojok Federico Dimarco bisa ditepis dengan gemilang oleh Salvatore Sirigu.

Penjaga gawang Genoa melakukan penyelamatan satu tangan yang hebat pada tendangan melengkung Dzeko. Namun kali ini Nicolo Barella menjentikkan bola pantul dengan tumitnya, memungkinkan Arturo Vidal untuk memanfaatkannya dari jarak dekat. Skor menjadi 3-0 pada menit ke-74.

Momen-momen berbahaya masih belum berakhir, karena Skriniar harus membersihkan garis ketika Vanheusden mencoba mencetak gol dari sudut yang paling sempit.

Dzeko akhirnya mendapatkan golnya dalam debut Inter dan penampilannya yang ke-200 di Serie A. Dia menggunakan kepalanya untuk mengarahkan umpan silang Vidal ketika melewati bagian belakang pemain bertahan pada menit ke-87. (Sandy AW)

Sumber: Football Italia

Sandy AW

Editor in Chief