Jerman 9 vs 0 Liechtenstein: Pembantaian Tanpa Ampun, Flick Puas

WOLFSBURG – Hansi Flick percaya semua orang menginginkan bermain untuk Jerman setelah dia melanjutkan awal yang baik untuk hidup sebagai pelatih kepala dengan kemenangan telak 9-0 atas 10 pemain Liechtenstein di kualifikasi Piala Dunia pada Jumat (12/11/2021) dini hari WIB.

Jerman berada di kendali pelayaran menyusul kartu merah awal Jens Hofer (9’), dengan Ilkay Gundogan (11’), Leroy Sane (22’) dan Marco Reus (23’) menambah gol bunuh diri Daniel Kaufmann (20’) untuk membuat Die Mannschaft unggul 4-0 di babak pertama.

Sane menambahkan gol kelima di awal babak kedua (49’). Sementara dua gol dari Thomas Muller (76’ dan 86’), tendangan Ridle Baku yang bagus (80’) dan gol bunuh diri dari Maximilian Goppel (89’) memastikan kemenangan di akhir pertandingan.

Hasilnya berarti Flick menjadi pelatih kepala Jerman pertama yang memenangkan enam pertandingan pertamanya sebagai pelatih, mengambil rekor langsung dari mantan bos Joachim Low.

Mantan pelatih Bayern Munchen Flick mengatakan pekerjaannya dipermudah oleh keinginan bintang-bintang Jerman untuk mengamankan tempat di XI pilihan pertamanya.

“Tentu saja saya puas,” katanya kepada RTL dikutip radarsports.id dari Livescore. “Suasananya sangat fantastis. Itu adalah pertandingan kandang ketiga yang kami miliki seperti itu. Tim dan para penggemar, itu kombinasi yang bagus,” ujarnya.

“Kami senang dengan kualitasnya. Semua orang ingin bergabung dengan tim ini. Itu memudahkan kami,” tuturnya.

“Sangat penting bahwa semua orang mengikuti cara kami ingin bermain, dan itulah kesan yang kami miliki,” ucapnya.

Lawan Tak Sepadan

Jerman, yang kemajuannya ke Piala Dunia tahun depan di Qatar telah dipastikan sebelum pertandingan di Wolfsburg, mengakhiri kampanye Grup J mereka melawan Armenia pada Senin pukul 00.00 WIB.

Ini merupakan kualifikasi rutin bagi para pemenang Piala Dunia 2014, dengan delapan kemenangan dari sembilan pertandingan mereka sejauh ini.

Muller, bagaimanapun, mengatakan penting untuk tidak terbawa sampai mereka menguji diri mereka sendiri melawan oposisi yang lebih keras.

“Tentu saja, Anda harus selalu melihat fakta bahwa kami tidak memiliki lawan yang sangat sulit di grup kami,” katanya. “Namun kami selalu menginginkan gol berikutnya dan selanjutnya. Jadi ini malam yang luar biasa,” tuturnya.

Reus berbagi sentimen rekan satu timnya, menambahkan: “Itu bagus. Namun Anda tidak bisa mengatakan seberapa dekat kami dengan puncak dunia karena lawan tidak berada pada level yang akan kami tantang.”

“Permainan-permainan ini masih bagus karena Anda bisa melatih hal-hal penting. Itu menyenangkan,” ucapnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Editor in Chief