Jorginho Menangkan Pemain Pria Terbaik UEFA

Jorginho dinobatkan sebagai Pemain Sepak Bola Pria Terbaik UEFA tahun ini setelah menjadi pemain ke-10 dalam sejarah yang memenangkan Liga Champions dan Kejuaraan Eropa di musim yang sama.

Gelandang itu berperan penting dalam membantu Chelsea mengangkat Liga Champions kedua mereka pada bulan Mei, sebelum membantu Italia memenangkan Euro untuk kedua kalinya hanya dua bulan kemudian.

Chelsea juga merasakan kesuksesan dalam kategori Pelatih Pria Terbaik tahun ini, dengan Thomas Tuchel menerima penghargaan setelah memimpin tim meraih kemenangan atas Manchester City di final Liga Champions di Porto.

Tuchel baru mengambil alih di Stamford Bridge pada Januari—setelah Frank Lampard memimpin tim ke babak sistem gugur—dan mengendalikan kemenangan melawan Atletico Madrid, Porto dan Real Madrid dalam perjalanan ke final.

Jorginho mengalahkan pemain Man City Kevin De Bruyne dan rekan setimnya di Chelsea N’Golo Kante untuk penghargaan pemain terbaik tahun ini, meskipun pemain internasional Prancis itu menerima hadiah hiburan sebagai Gelandang Liga Champions Pria tahun ini.

Tuchel mengalahkan persaingan dari Pep Guardiola—yang memimpin Manchester City meraih gelar Liga Premier dan kejayaan Piala Carabao—dan bos Italia Roberto Mancini.

Pemain Chelsea Edouard Mendy juga meraih trofi, memenangkan penghargaan Kiper Terbaik Liga Champions UEFA tahun ini.

Ruben Dias dari Man City memenangkan penghargaan Bek Terbaik Liga Champions Putra. Sementara Erling Haaland dari Borussia Dortmund mengklaim trofi striker.

Barcelona mendominasi kategori putri setelah meraih treble musim lalu.

Lluis Cortes meraih penghargaan pelatih wanita UEFA tahun ini. Sementara Alexia Putellas—yang mencetak gol kedua Barcelona dalam kemenangan 4-0 atas Chelsea di final Liga Champions—dinobatkan sebagai Pemain Wanita Terbaik tahun ini.

Putellas juga memenangkan penghargaan Gelandang Terbaik Liga Champions Wanita. Sementara rekan setimnya Jennifer Hermoso dan Sandra Panos masing-masing memenangkan kategori penyerang dan penjaga gawang.

Satu-satunya pemain non-Barcelona yang mengklaim gelar adalah Irene Paredes, yang dinobatkan sebagai Bek Wanita Terbaik tahun ini. Namun, bek tengah itu telah bergabung dengan tim Spanyol tersebut dari Paris Saint-Germain.

Adapun Penghargaan Presiden UEFA diserahkan kepada bek Denmark Simon Kjaer dan tim medis yang menyelamatkan nyawa Christian Eriksen setelah dia pingsan saat pertandingan pembukaan Euro 2020 pada Juni. (Sandy AW)

Sumber: Sky Sports

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!