Jurgen Klopp: Kaya Tidak Menjamin Kesuksesan

Jurgen Klopp menegaskan uang tidak bisa membeli segalanya. Pelatih Liverpool ini menyatakan keprihatinan atas pengambilalihan Newcastle dan membandingkannya dengan Liga Super Eropa.

Klopp mengakui bahwa klub sepak bola yang dimiliki oleh negara bukan hal yang benar. Meskipun mengakui The Magpies akan menjadi kekuatan super, Klopp mengatakan dia tidak khawatir tentang ancaman yang bisa ditimbulkan Newcastle di masa depan.

Dikutip dari talkSPORT, Klopp mengatakan: “Apa artinya bagi sepak bola? Beberapa bulan yang lalu kami memiliki masalah besar dengan 12 klub yang mencoba membangun Liga Super. Itu tidak terjadi. Namun ini (pengambilalihan Newcastle) sama saja dengan menciptakan tim super baru.”

“Penggemar Newcastle akan menyukainya, tentu saja. Namun untuk sisanya itu hanya berarti ada kekuatan super baru di Newcastle,” ucapnya.

“Uang tidak dapat membeli segalanya. Namun seiring waktu mereka akan memiliki cukup uang untuk membuat beberapa keputusan yang salah dan kemudian membuat keputusan yang tepat. Dan kemudian mereka akan berada di tempat yang mereka inginkan,” tuturnya.

“Liga Premier jelas berpikir ’mari kita coba’. Saya tidak tahu, tetapi ini bukan pertama kalinya. Mereka sekarang menjadi klub ketiga yang dimiliki oleh suatu negara,” katanya.

Klopp percaya bahwa dominasi yang dapat ditunjukkan The Magpies sekarang luar biasa. Namun dia mengatakan keputusan yang dibuat di belakang layar akan lebih penting daripada uang yang dapat mereka keluarkan.

”Ini adalah klub ketiga di dunia sepak bola yang saya tahu milik sebuah negara dan jelas milik keluarga terkaya di planet ini,” tambah bos Liverpool itu ketika ditanya lagi tentang pengambilalihan itu.

“Kemungkinan yang terbuka tentu saja sangat besar. Ini pada dasarnya seperti Liga Super sekarang, hanya untuk satu klub,” ujarnya.

“Tetapi jauh lebih penting daripada uang adalah keputusan yang baik. Kami memenangkan Liga Champions dua tahun lalu dan sudah ada dua klub yang terlibat yang dimiliki oleh negara, dua tim yang brilian,” tuturnya.

“Sepak bola adalah permainan yang luar biasa di mana Anda masih bisa memenangkan pertandingan. Bahkan ketika kekuatan finansial lawan jauh lebih besar dari Anda sendiri,” katanya.

“Jujur, saya tidak terlalu mempermasalahkannya. Saya hanya menggambarkan situasinya,” ucapnya.

“Namun, Anda semua tahu itu. Itu tidak akan terjadi dalam semalam dan posisi Newcastle bahkan tidak aman di liga tahun ini. Mereka tidak 100 persen yakin mereka akan bertahan di liga dan ketika mereka degradasi itu akan memperlambat prosesnya sedikit, pasti,” tuturnya.

“Namun saya pikir akan ada banyak perubahan selama beberapa tahun. Ini proyek besar, dan jelas dalam waktu lima, enam atau tujuh tahun, jika pemiliknya cukup sabar Newcastle akan menjadi negara adidaya baru. Atau negara adidaya yang lama, karena mereka sangat sukses di masa lalu,” ujarnya.

“Pemilik baru Newcastle punya cukup uang untuk membeli seluruh liga. Jadi mungkin mereka menyukai itu pada satu titik dan itu membuka lagi kesempatan yang sama untuk semua orang … Kita akan lihat,”  katanya. (sal)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!