Juventus 1 vs 0 Fiorentina: Allegri Masih Ngambek

Juventus 1 vs 0 Fiorentina: Allegri Masih Ngambek
CETAK GOL. Juan Cuadraro mencetak gol pada menit ke-90+1 yang menjadi penentu kemenangan Juventus 1-0 atas Fiorentina di Serie A di Allianz Stadium, Minggu (7/11/2021) dini hari WIB. FOTO: Twitter Juventus
0 Komentar

TURIN – Massimiliano Allegri menegaskan Juventus harus tetap marah tentang poin yang mereka buang di Serie A musim ini setelah timnya kembali ke jalur kemenangan dalam kompetisi.

Setelah kekalahan dari Sassuolo dan Hellas Verona dalam dua pertandingan liga terakhir mereka, Nyonya Tua memasuki akhir pekan sebagai tim papan tengah, prospek Scudetto hampir hancur.

Dibutuhkan sesuatu yang istimewa dari sini untuk terlibat dalam perebutan gelar, dan kemenangan 1-0 atas Fiorentina, diamankan melawan 10 pemain dengan tendangan Juan Cuadraro pada waktu tambahan, bukanlah ciri khas tim Juventus yang sedang naik daun. Tembakan tepat sasaran pertama mereka tidak datang sampai menit ke-86.

Baca Juga:Chelsea 1 vs 1 Burnley: Tuchel Klaim Keberuntungan MurniMbappe: PSG Tidak Gemetar

Namun kemenangan kandang tipis mungkin merupakan langkah kecil menuju Juventus menjadi kuat lagi, dengan tiga poin menjadi imbalan atas minggu latihan yang intens.

“Secara mental kami bertahan dengan baik. Ini seharusnya membuat kami senang atas kemenangan ini. Namun sangat marah dengan poin yang tersisa dengan Sassuolo, dengan Empoli, di Udine, di Verona,” kata pelatih kepala Juventus Allegri kepada DAZN dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Dengan mentalitas yang berbeda, dengan permainan yang berbeda, kami akan membawa pulang beberapa poin. Jadi kami harus bahagia. Namun juga marah dan tidak melupakan apa yang kami tinggalkan di belakang kami,” tuturnya.

“Jika kami menang melawan Sassuolo dan Empoli, kami akan berada di posisi yang sangat baik di klasemen. Kami tidak menang, dan kami harus melakukan mea culpa (mengakui kesalahan sendiri),” ujarnya.

Mantra kedua Allegri di Juventus bisa membutuhkan kesabaran yang melimpah sebelum hadiah tiba. Tidak seperti masa jabatan sebelumnya ketika dia mengambil alih dari Antonio Conte dan melanjutkan dominasi raksasa Turin, meraih gelar Serie A keempat, kelima, keenam, ketujuh dan kedelapan di tengah bentangan dominasi selama sembilan tahun.

Ini adalah kemenangan ke-200 Allegri untuk Bianconeri di semua kompetisi, saat dia menjadi pelatih kepala ketiga yang mencapai rekor itu bersama Juve sejak 1929-30 setelah Giovanni Trapattoni (319 kemenangan) dan Marcello Lippi (227). Sampai Nikola Milenkovic diusir keluar lapangan pada menit ke-73, bagaimanapun, Juventus mampu mengatasinya.

0 Komentar