Juventus 4 vs 2 Zenit: Melupakan Hasil Buruk Serie A

TURIN – Massimiliano Allegri memuji tanggapan Juventus setelah mereka mengalahkan Zenit St. Petersburg 4-2 untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions menyusul kekalahan dari Sassuolo dan Hellas Verona.

Paulo Dybala membuka skor di Allianz Stadium pada Rabu (3/11/2021) dini hari WIB dan mengembalikan keunggulan Nyonya Tua dengan tendangan penalti yang diulang pada babak kedua setelah gol bunuh diri Leonardo Bonucci membuat Zenit menyamakan kedudukan.

Federico Chiesa menambahkan gol ketiga untuk Bianconeri—menjadi pemain Juve pertama sejak David Trezeguet pada 2001 yang mencetak gol dalam empat pertandingan kandang berturut-turut di kompetisi tersebut—dan Alvaro Morata mencetak gol saat pasukan Allegri meraih kemenangan.

Sardar Azmoun mencetak gol kedua untuk Zenit. Namun itu tidak bisa menghentikan tim Italia dari memastikan kemenangan keempatnya dari empat pertandingan pembukaannya untuk ketiga kalinya di Liga Champions setelah melakukannya pada 1995-96 dan 2004-05.

Setelah kemenangan kesembilan mereka dalam 10 pertandingan kandang di kompetisi tersebut, pemimpin Grup H mengamankan kualifikasi dan Allegri memberi hormat atas keinginan timnya menyusul kekalahan beruntun di Serie A.

“Ini masalah menginginkan sesuatu, tidak ada yang lain,” kata Allegri kepada Mediaset pasca-pertandingan dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Tim memiliki teknik, semua orang berkembang. Sementara itu, kami telah mencapai tujuan pertama musim ini,” tuturnya.

Allegri merasakan Juve siap untuk melupakan dua hasil buruk di belakang mereka.

“Kami pergi ke tempat pelatihan kemarin pagi, kami bertemu dan kami berolahraga dengan baik. Besok pagi sebagai hadiah saya berikan hari libur, pada Kamis (Jumat WIB) kami bertemu lagi untuk pelatihan,” tuturnya.

Selebrasi ala Platini

Dybala melewati legenda Bianconeri Michel Platini dengan dua gol dan meniru selebrasi terkenal pemain Prancis itu saat dia berpose di lapangan setelah gol pertamanya.

Ditanya setelah pertandingan tentang selebrasinya, Dybala—yang mencetak enam gol dan empat assist dalam sepuluh penampilan musim ini—berbicara tentang kekagumannya pada Platini.

“Platini adalah idola bagi saya dan untuk sepak bola, saya berharap dia akan menontonnya,” kata Dybala.

“Saya ingin merayakan seperti ini ketika saya menyamai penghitungan golnya melawan Inter. Namun itu tidak terjadi di pertandingan itu,” tuturnya.

“Kami bermain sebagai tim yang hebat dan kami mencapai hasilnya. Kami telah mencapai target pertama. Sekarang kami ingin pergi ke London (melawan Chelsea) dan mendapatkan tempat pertama (di Grup H),” ujarnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!