Koeman: Momen Terburuk di Barca saat Messi Pergi

Ronald Koeman berada di bawah tekanan sejak akhir musim lalu dan pelatih berusia 58 tahun itu sampai hari ini masih mempertahankan posisinya.

“Saya lelah melakukan itu,” katanya ketika diminta untuk menyoroti pekerjaan yang telah dia lakukan selama 14 bulan memimpin.

“Kami telah melakukan hal-hal penting selama periode perubahan. Suatu hari saya akan berbicara dan mengatakan apa yang saya pikirkan,” tuturnya.

Ditanya tentang momen terbaik dan terburuknya sebagai pelatih, Koeman berkata: “Yang terbaik adalah saat saya melakukan tanda tangan untuk melatih  klub, yang terburuk adalah kepergian Messi.”

“Jika saya punya sekantong uang, saya masih akan memiliki Messi di sini dan pemain lain di sampingnya. Kami dapat memiliki skuad yang kuat dan muda,” tuturnya dikutip radarsports.id dari Livescore, Sabtu (2/10/2021).

Fokus Koeman saat ini pada pertandingan melawan Atletico, Barca yang hanya sekali kalah dalam 11 pertemuan terakhir mereka di liga saat melawat ke kandang Atletico.

Kemenangan bagi raksasa Catalan akan membawa mereka kembali ke atas klasemen, meskipun Koeman tau lawan Atletico merupakan ujian berat.

“Sulit untuk menciptakan peluang melawan mereka. Mereka hebat dalam mempertahankan area mereka dan Anda harus sangat bagus dengan umpan terakhir. Hanya dengan mencetak gol Anda bisa mengalahkan mereka,” tuturnya.

“Mereka pantas menjadi juara musim lalu,” ucapnya. (sal)

Admin

Admin Radar Sports