Laga Brasil vs Argentina Dihentikan Gara-Gara Langgar Aturan Covid-19

SAO PAULO – Kualifikasi Piala Dunia antara Brasil dan Argentina di Neo Quimica Arena pada Senin (6/9/2021) pagi WIB dibatalkan setelah pejabat kesehatan Brasil memasuki lapangan berturut-turut karena aturan virus corona (covid).

Para ofisial turun ke lapangan tak lama setelah kick-off dan berhadapan dengan para pemain Argentina, yang meninggalkan lapangan saat dua manajer—bersama dengan kapten Argentina Lionel Messi dan para pemain Brasil—berkumpul untuk membahas penghentian.

Konfederasi sepak bola Amerika Selatan CONMEBOL kemudian mengonfirmasi pertandingan—yang masih 0-0 ketika dihentikan—telah dibatalkan oleh wasit, yang mereka katakan akan menyerahkan laporan disiplin ke FIFA.

Empat Pemain Argentina Langgar Protokol

Antonio Barra Torres, presiden Badan Pengatur Kesehatan Brasil (Anvisa), mengatakan empat pemain Argentina akan didenda dan dideportasi karena diduga tidak mengikuti protokol covid negara itu.

Anvisa meminta agar keempat pemain itu segera diisolasi hanya beberapa jam sebelum pertandingan di Sao Paulo.

Di bawah aturan Brasil, pengunjung yang telah berada di Inggris dalam 14 hari sebelum memasuki negara itu harus dikarantina selama 14 hari pada saat kedatangan.

Meski Anvisa tidak menyebutkan keempat pemain tersebut, tetapi pemain dengan klub Premier League adalah Emiliano Buendia dan Emiliano Martinez dari Aston Villa serta Giovani Lo Celso dan Cristian Romero dari Tottenham.

Martinez, Lo Celso dan Romero masuk dalam starting line-up Argentina, sementara Buendia tidak masuk dalam skuad.

“Anvisa menganggap situasi ini sebagai risiko kesehatan yang serius dan telah meminta otoritas kesehatan setempat untuk segera mengarantina para pemain, yang dilarang berpartisipasi dalam aktivitas apa pun dan harus dicegah tetap berada di tanah Brasil,” kata Anvisa dalam sebuah pernyataan sebelum kick-off dikutip radarsports.id dari Sky Sports.

Skuad Argentina terbang ke Brasil pada Jumat, sehari setelah mengalahkan Venezuela 3-1 di Kualifikasi Piala Dunia di Caracas.

Anvisa diberi tahu bahwa keempat pemain itu tidak menyatakan bahwa mereka telah berada di Inggris dalam dua minggu terakhir pada formulir imigrasi mereka. Regulator kesehatan mengonfirmasi rincian yang diberikan para pemain itu “salah”.

Tidak Diberitahu

Manajer Argentina Lionel Scaloni menegaskan timnya tidak diberitahu bahwa mereka tidak boleh turun ke lapangan. “Saya datang ke sini sehingga negara kami dapat mengetahui apa yang terjadi. Itu membuat saya sangat sedih,” ujarnya.

“Saya tidak mencari pihak yang bersalah. Apakah sesuatu terjadi atau tidak, itu bukan waktu yang tepat untuk intervensi itu,” lanjutnya.

“Seharusnya menjadi tontonan sepak bola bagi semua orang untuk menikmati pemain terbaik di dunia. Saya ingin orang-orang Argentina memahami bahwa sebagai pelatih tim nasional, saya harus membela pemain saya,” ucapnya.

“Kami sama sekali tidak diberitahu bahwa mereka tidak bisa bermain. Kami ingin memainkan permainan, seperti yang dilakukan para pemain Brasil,” katanya.

Tidak Ada Kebohongan

Presiden FA Argentina Claudio Tapia menambahkan para pemainnya tidak berbohong tentang berada di Inggris sebelum memasuki Brasil. “Tidak ada pembicaraan tentang kebohongan di sini karena ada undang-undang kesehatan di mana semua kompetisi Amerika Selatan dimainkan,” ujarnya.

“Otoritas kesehatan di setiap negara menyetujui protokol yang telah kami patuhi sepenuhnya,” ucapnya.

“Apa yang terjadi hari ini sangat buruk untuk sepak bola dan mengirimkan citra yang sangat buruk. Empat orang menginterupsi pertandingan untuk memberi tahu kami tentang sesuatu dan CONMEBOL meminta para pemain untuk pergi ke ruang ganti,” tuturnya.

Sky Sports News telah mendekati FIFA untuk meminta komentar.

Pengabaian itu terjadi di tengah berlanjutnya kemarahan di Amerika Selatan pada aturan yang telah mencegah beberapa tim menggunakan pemain kunci untuk tiga kualifikasi Piala Dunia bulan ini.

Brasil tanpa sembilan pemain kunci untuk pertandingan Argentina. Tim Amerika Selatan lainnya juga kehilangan pemain karena keputusan beberapa klub Eropa untuk tidak membiarkan pemain mereka melakukan perjalanan ke benua itu.

Mereka harus dikarantina saat kembali dan klub tidak ingin kehilangan pemain mereka untuk pertandingan liga berikutnya.

Aston Villa mengatakan Martinez dan Buendia telah setuju untuk kembali ke klub setelah pertandingan Brasil dan melewatkan pertandingan Argentina melawan Bolivia pada Jumat. Asosiasi Sepak Bola Argentina, bagaimanapun, mengatakan mereka akan memainkan semua tiga pertandingan. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!