Maguire Yakin Jesse Lingard Akan Belajar dari Kesalahan

Kapten Manchester United Harry Maguire mengatakan Jesse Lingard akan belajar dari kesalahannya dan percaya ada banyak waktu bagi Setan Merah untuk mendapatkan kampanye Liga Champions mereka kembali ke jalurnya.

Lingard yang menggantikan Cristiano Ronaldo pada menit ke-72 dalam laga melawan Young Boys, Selasa (14/9/2021) malam WIB, membuat blunder fatal saat mengalirkan bola ke lini pertahanan United. Bola yang meluncur ke kotak penalti disambut Theoson Jordan Siebatcheu. Pemain berusia 25 tahun tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menjebol gawang David De Gea pada menit ke-90+5’.

“Dalam hal Jesse, tidak ada pesepak bola yang suka membuat kesalahan. Namun itu bagian tak terpisahkan dari permainan. Kami manusia, setiap pesepak bola membuat kesalahan. Kami akan belajar darinya, dia akan belajar darinya dan dia akan bangkit dan bersiap untuk pergi pada Minggu karena itu bagian dari sepak bola,” ujar Maguire dikutip radarsports.id dari Sky Sports.

Bek Inggris itu mengungkapkan bahwa disiplin adalah bagian besar dari sepak bola turnamen. “Misalnya, jika ini adalah pertandingan sistem gugur dan kami tersingkir dari kompetisi karena kami bermain dengan 10 orang, saya yakin semua orang akan menendang dirinya sendiri. Kami beruntung itu pertandingan pertama grup dan kami punya banyak waktu untuk bangkit darinya. Namun disiplin adalah bagian besar dari sepak bola,” ucapnya.

Maguire berpikir sebagian besar peluang tim tuan rumah datang di babak pertama ketika Setan Merah bermain dengan empat bek. “Kami tidak bisa benar-benar keluar untuk menghentikan umpan silang atau mempertahankan kotak dengan cukup baik dengan serangan yang mereka lempar ke depan,” ujarnya.

“Di babak kedua, saya pikir kami terlihat terkontrol tanpa bola tanpa menjadi ancaman besar pada serangan balik. Kami bisa melakukan lebih banyak pada bola, tetapi tanpa bola, saya merasa mereka tidak menciptakan peluang besar,” katanya.

Dalam hal bentuk permainan tanpa bola, Maguire merasa United jauh lebih baik ketika menggunakan tiga bek. “Dalam hal mendorong ke depan, kami mungkin bisa melakukan sedikit lebih banyak,” ucapnya.

Tidak Mengejutkan

Paul Merson, pakar dari Sky Sports menyebut Manchester United belum ada kemajuan. “Melawan Wolves, mereka sangat beruntung. Melawan Newcastle ketika itu 1-1, itu adalah pertandingan head-or-tails. Itu bisa dengan mudah pergi ke arah Newcastle,” tuturnya.

“Sepak bola Liga Champions itu sulit dan tidak masalah siapa yang Anda lawan. Untuk Young Boys, ini adalah pertandingan terbesar mereka. Dan jika Anda tidak menyamainya, Anda dalam masalah. Ini bukan kejutan terbesar bagi mereka,” ujarnya.

“Manchester United tidak bisa keluar dari lapangan mereka. Jika itu Manchester City dengan 10 pemain, Young Boys tidak akan menyentuh bola,” ucapnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!