Malmo FF 0 vs 3 Juventus: Allegri Merasakan Tekanan pada Nyonya Tua

MALMO – Massimiliano Allegri mengakui ada sedikit lebih banyak tekanan pada Juventus setelah start buruk mereka di Serie A. Jadi dia berharap kemenangan tandang 3-0 di Liga Champions atas Malmo FF di Eleda Stadion bisa menjadi titik balik.

Bianconeri mendapatkan kemenangan pertamanya musim ini dan memulai Liga Champions dengan baik, dengan hasil 3-0 yang nyaman saat tandang ke Malmo, Rabu (15/9/2021) dini hari WIB.

Sundulan Alex Sandro membuka skor (23’), disusul penalti Paulo Dybala (45’) dan tendangan Alvaro Morata (45+1’).

“Ketika Anda bermain di Liga Champions, selalu ada ketegangan dalam membangun, terutama saat bermain tandang dan tentu saja ada sedikit lebih banyak tekanan setelah tiga pertandingan Serie A di mana kami tidak melakukannya dengan baik,” ujar Allegri kepada Sport Mediaset dikutip radarsports.id dari Football Italia.

Menurut Allegri, para pasukan Nyonya Tua bermain bagus di level teknis. Mereka bisa melakukannya lebih baik dengan beberapa situasi di babak pertama. “Kami perlu meningkat, tetapi ini tidak mengubah pekerjaan yang kami mulai pada 14 Juli,” tuturnya.

“Hasil mempengaruhi cara pekerjaan Anda dinilai. Namun kami harus melakukannya dengan baik untuk mempertahankan keseimbangan baik dalam kekalahan maupun di atas segalanya dalam kesuksesan,” katanya.

Clean Sheet Pertama

Hasil itu juga merupakan clean sheet pertama Juventus di semua kompetisi sejak 2 Maret.

“Itu (clean sheet) juga pertanda. Saya memberi tahu para pemain di babak pertama untuk mengakhiri pertandingan tanpa kebobolan, karena itu menghilangkan beberapa kecemasan. Szczesny melakukannya dengan baik hari ini, penting untuk mendapatkan kemenangan ini. Jika tidak, rentetan tanpa kemenangan akan menjadi terlalu lama!” ujarnya.

“Aspek psikologis adalah 90 persen dari olahraga, karena ketika Anda membuat kesalahan individu seperti yang kami lakukan sejauh musim ini, itu membuat kami melihat hal-hal negatif,” ucapnya.

“Saya memberi tahu para pemain, ketika kami mengejar kembali untuk memenangkan Scudetto, kami kalah dari Sassuolo setelah menyia-nyiakan sekitar delapan peluang. Namun di paruh kedua musim kami mengalahkan Sassuolo sepenuhnya melawan laju permainan. Itu bukan penampilan Juve yang hebat dengan cara apa pun, kami bermain lebih baik pertama kali, tetapi hasilnya membuat Anda melihat sesuatu secara berbeda,” katanya.

Juventus melanjutkan kampanye Serie A mereka akhir pekan ini melawan Milan, yang memiliki rekor 100 persen.

“Milan sangat kuat dan melalui periode antusiasme yang besar. Jadi itu memotivasi kami untuk mengetahui bahwa ini adalah pertandingan penting,” tuturnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!