Manchester City vs PSG: Pochettino Bahagia di Paris, Abaikan Manchester United

MANCHESTER – Mauricio Pochettino mengatakan masa depannya tidak bisa diperdebatkan karena dia bahagia di Paris Saint-Germain di tengah laporan bahwa dia adalah target utama Manchester United untuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer.

United memecat Solskjaer pada Minggu setelah kemenangan 4-1 di Liga Premier di Watford dan menempatkan Michael Carrick sebagai pelatih sementara.

Setan Merah menyatakan bahwa mereka berencana untuk menunjuk bos sementara hingga akhir musim. Namun ada peningkatan pembicaraan bahwa mereka akan melakukan pendekatan kepada Pochettino untuk mengambil peran secara permanen sebelum itu.

Mantan pelatih kepala Tottenham Pochettino menegaskan dia tidak ingin meninggalkan PSG saat tim Ligue 1 bersiap menghadapi Manchester City di Liga Champions di Etihad Stadium pada Kamis (25/11/2021) pukul 03.00 WIB.

“Saya pikir saya sudah jelas. Saya mengatakan saya memiliki kontrak untuk 2023. Musim ini dan berikutnya. Saya senang di PSG. Itu fakta. Ini tidak bisa diperdebatkan. Saya senang di Paris,” ujar Pochettino ketika ditanya tentang minat Setan Merah kepadanya dikutip radarsports.id dari Livescore.

Hormati PSG

Pelatih asal Argentina berusia 49 tahun itu baru mengambil alih sebagai pelatih kepala PSG pada Januari dan mengatakan dia fokus pada pekerjaan yang ada.

“Kami di sini bukan untuk membicarakan hal itu (lowongan pekerjaan Manchester United). Saya menghormati klub saya, PSG. Apa yang dilakukan klub lain, itu bukan urusan saya,” tuturnya.

“Saya tidak akan mengomentarinya. Karena semua yang akan saya katakan atau tidak, akan dimanfaatkan. Ketika saya di Espanyol, saya mengatakan saya ingin mengenal Sir Alex (mantan bos United Ferguson),” ujarnya.

“Jika saya mengatakannya lagi, itu akan ditarik kembali. Saya bahagia di Paris, saya mencintai klub, saya mencintai para pendukung. Sangat menyenangkan berada di PSG. Kami unggul di Ligue 1 dan kami menghadapi City,” katanya.

“Sepak bola adalah hari ini dan bukan besok. Dalam sepak bola hanya hasil yang diperhitungkan,” lanjutnya.

Pochettino menceritakan bahwa dua tahun lalu dia meninggalkan Tottenham dan sebulan sebelumnya, ada rumor. “Anda harus hidup di masa sekarang, untuk berpikir bahwa saya akan bertahan seumur hidup, di mana saya berada hari ini,” tuturnya.

“Namun itu semua tergantung pada hasil di sepak bola. Untuk masa depan, kami harus membangun cara bermain kami, bersenang-senang dan mendapatkan hasil yang bagus,” ujarnya.

“Pada situasi saya, saya fokus pada sepak bola. Saya bukan anak kecil. Saya menghabiskan seluruh hidup saya sebagai pemain dan pelatih dengan rumor,” katanya.

Pochettino mengerti apa yang terjadi terkadang dalam hal positif dan terkadang dalam hal negatif. “Ini bukan gangguan, Anda hanya harus menjalaninya dalam sepak bola,” tuturnya.

“Kami mendorong para pemain dan pada hari Rabu (Kamis pukul 03.00 WIB). Kami akan berkonsentrasi untuk mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya.

Abaikan Spekulasi

Marco Verratti mengatakan skuad PSG tidak terlalu memperhatikan spekulasi tentang masa depan Pochettino saat mereka bersiap menghadapi City di Stadion Etihad.

“Kami terbiasa dengan itu ketika kami bermain sepak bola. Jika kami mulai membicarakan rumor, yang kami lakukan hanyalah membicarakannya,” tutur gelandang asal Italia itu.

“Jadi kami tetap fokus pada permainan. Kami tidak memikirkan rumor dan apa yang dikatakan di luar,” ujarnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Editor in Chief