Manchester United 0 vs 2 Manchester City: Solskjaer Akui Perbedaan Kualitas Sangat Jelas

MANCHESTER – Manchester City memberikan kekalahan kandang yang merendahkan lainnya pada rival sengit Manchester United dengan kemenangan 2-0 derbi rutin dalam pertandingan Liga Premier, Sabtu (6/11/2021) malam WIB.

Pasukan Pep Guardiola gagal memenangkan salah satu dari empat pertemuan liga sebelumnya dengan United. Namun sepatutnya unggul dua gol di babak pertama.

Eric Bailly menjadi pemain Setan Merah pertama yang mencetak gol bunuh diri melawan City di Liga Premier dan Bernardo Silva mendapat keuntungan dari pertahanan yang buruk untuk mencetak gol sesaat sebelum jeda.

United, yang dikalahkan 5-0 oleh Liverpool dalam pertandingan terakhir mereka di Old Trafford, gagal memberikan respons apa pun di babak kedua karena tekanan terus meningkat pada Ole Gunnar Solskjaer.

Solskjaer mengakui kekalahan dari City menunjukkan seberapa jauh United telah jatuh dari persaingan. Namun dia menegaskan tidak takut akan masa depannya.

Pelatih asal Norwegia itu juga mengakui perbedaan mencolok antara kedua belah pihak terlihat jelas, dengan jeda internasional yang akan datang menawarkan jeda untuk bos yang diperangi itu.

“Saat ini, ya kami (jauh di belakang tim-tim terkemuka). Namun kami harus kembali ke penampilan awal kami, dan kami mulai terlihat seperti tim yang tepat di akhir musim lalu, awal musim ini. Kami harus kembali ke sana,” tutur Solskjaer kepada Sky Sports dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Saya yakin ketika kami kembali, para pemain akan segar dalam pikiran mereka setelah pertandingan internasional. Tuntutan pada saya dan para pemain akan tinggi, harapan. Kami perlu kembali ke penampilan kami untuk sementara waktu, dan kami memiliki para pemain untuk melakukan itu,” ujarnya.

“Kami sudah mengalami situasi ini beberapa kali, tentu saja, sejak pertandingan terakhir yang kami mainkan di sini, ini adalah periode yang sangat sulit. Kami harus lebih siap, saya tidak bisa melihat diri saya sendiri dan mengatakan ini cara saya ingin Manchester United bermain,” katanya.

Ditanya apakah dia mulai merasa seolah-olah dia sedang dipinjamkan waktu, Solskjaer, yang timnya tertinggal enam poin di belakang City, menambahkan: “Tidak, saya tidak mulai melakukan itu.”

“Saya memiliki komunikasi yang baik sepanjang waktu dengan klub. Kami sangat terbuka dan jujur ​​tentang situasinya,” tuturnya.

“Saya bekerja untuk Manchester United dan menginginkan yang terbaik untuk Manchester United dan sementara saya di sini saya akan melakukan apa yang saya bisa untuk meningkatkan ini, dan itu akan kembali seperti apa kami mulai lihat,” ujarnya.

United adalah yang terbaik kedua melawan tim Pep Guardiola, hanya melakukan satu tembakan tepat sasaran. Sementara gol kedua melihat kesalahan yang tidak biasa dari David de Gea, yang dikalahkan di tiang dekat.

“Tentu saja sangat sulit untuk berbicara sekarang karena kami memulai pertandingan dengan buruk, tentu saja pasif,” kata Solskjaer.

“Ketika mereka mendapatkan gol pertama, itu akan selalu menjadi pertandingan yang sulit,” ucapnya.

“Tertinggal 1-0 itu sulit, David menahan kami dalam permainan, beberapa penghentian bagus, kemudian mereka mencetak gol yang selalu mereka cetak. (Joao) Cancelo memotong ke dalam, umpan silang ke belakang, kami tahu itu akan terjadi dan itu seharusnya tidak terjadi,” ujarnya.

“Mereka bermain bagus, tentu saja, mereka tidak memberi Anda peluang untuk merebut bola dari mereka, beberapa pujian juga harus diberikan kepada mereka. Namun kami tidak berada di level kami, standar kami, mereka perlu ditingkatkan,” katanya.

“Kami masih tidak percaya diri dengan bola, kami masih tidak mengoper atau menemukan sudut sebaik yang saya tahu kami bisa,” ucapnya. (Sandy AW)

Fakta Opta:
  • City memenangkan lebih banyak pertandingan tandang Premier League di Old Trafford daripada tim lain mana pun (delapan). Tim tandang telah memenangkan sembilan dari 12 pertemuan terakhir antara United dan City di semua kompetisi (seri 1, kalah 2), termasuk masing-masing dari tiga pertandingan pada tahun 2021.
  • United telah kebobolan 11 gol kandang di Liga Inggris dalam enam pertandingan di Old Trafford musim ini, terbanyak dalam enam pertandingan liga kandang pertama mereka dalam satu musim sejak 1976-77 (juga 11).
  • United hanya meraih delapan poin dalam sembilan pertandingan liga kandang terakhir mereka (menang 2, seri 2, kalah 5) dan kalah beruntun di liga kandang tanpa mencetak gol untuk pertama kalinya sejak Maret 2014, ketika kekalahan itu juga datang melawan Liverpool diikuti oleh City.
  • Bailly menjadi pemain United pertama yang mencetak gol bunuh diri dalam derbi Manchester di Premier League. Satu-satunya gol bunuh diri lainnya dalam pertandingan ini di kompetisi ini adalah untuk kemenangan United pada Februari 2005 (Richard Dunne) dan April 2013 (Vincent Kompany).
  • United hanya melakukan empat sentuhan di kotak lawan dalam pertandingan ini, paling sedikit dalam pertandingan Premier League sejak musim 2008-09 (saat Opta mulai merekam data). Itu adalah jumlah tim tuan rumah yang paling sedikit dalam pertandingan Liga Inggris sejak Fulham melawan Arsenal pada September 2020 (tiga).

Sumber: Livescore

Baca Juga:

MU Buruk, Roy Keane Lempar Handuk

Foden: Kami Memiliki Permainan Hidup Kami

Solskjaer Tegaskan Bisa Membalikkan Nasib Manchester United

Sandy AW

Editor in Chief