Nagelsmann di Bawah Tekanan Pemecatan Bayern Munchen

MUNCHEN, RADARSPORTS.ID – Pelatih kepala Bayern Munchen Julian Nagelsmann mengatakan dia tidak bisa tidak mengambil setiap kritik ke dalam hati, setelah penampilan buruk baru-baru ini menyebabkan pertanyaan tentang posisinya.

Kekalahan 1-0 dari Augsburg terakhir kali membuat empat pertandingan Bundesliga tanpa kemenangan, menjatuhkan Bayern Munchen ke urutan kelima dalam tabel.

Beberapa orang merasa rentetan kemenangan Bayern Munchen dalam 10 gelar liga berturut-turut berada di bawah ancaman. Mereka duduk lima poin di belakang pemimpin awal Union Berlin. Ada juga pembicaraan tentang bos Chelsea yang dipecat Thomas Tuchel sebagai calon pengganti Julian Nagelsmann jika dia dipecat.

Baca juga: Al-Khelaifi Desak UEFA Selidiki Penjualan Aset Barcelona

Julian Nagelsmann mengakui bahwa dia mengambil penilaian negatif dari dirinya secara pribadi. ”Saya mengambil setiap kritik ke hati. Itu normal bahwa dua minggu terakhir telah sulit,” katanya kepada wartawan dilansir Livescore.

Pelatih berusia 35 tahun itu menyadari bahwa dia tidak bertanggung jawab atas segalanya. Dia juga tahu bahwa dirinya banyak berinvestasi dalam pekerjaan tersebut. ”Saya mengaku sebagai orang yang tertib. Sepak bola adalah bagian yang sangat penting dan gairah penting bagi saya. Namun itu tidak menentukan saya sebagai pribadi,” ucapnya.

Performa Sadio Mane

Sadio Mane, yang didatangkan dari Liverpool di jendela transfer, adalah pemain Bayern Munchen lainnya yang mendapat sorotan. Dia mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan liga untuk memulai musim. Namun dia gagal mencetak gol dalam lima pertandingan terakhirnya untuk tim barunya di semua kompetisi.

Baca juga: Messi Mungkin Kembali ke Barcelona Tahun Depan

Namun Julian Nagelsmann tidak khawatir tentang pemain internasional Senegal yang kembali ke bentuk semula dengan bantuan staf pelatihnya. ”Saya memiliki pembicaraan individu dengan semua pemain,” ujarnya.

”Pada akhirnya dia harus membantu mengimplementasikan rencana tersebut. Maka dia adalah pendukung yang hebat. Pada akhirnya, tugas pemain untuk mengimplementasikan apa yang diperintahkan pelatih kepadanya,” tuturnya.

Sandy AW

Editor in Chief