Nasib Solskjaer Tergantung Tiga Laga ke Depan

Ole Gunnar Solskjaer mengambil pelatihan di Manchester United pada Selasa (26/10/2021). Manajer di bawah tekanan itu tampaknya akan menghindari kehilangan pekerjaannya untuk saat ini.

Kekalahan 5-0 di kandang dari Liverpool pada Minggu (24/10/2021), adalah titik terendah dari waktu pelatih Norwegia itu, dengan kekalahan ketiga di musim Liga Premier meninggalkan Setan Merah delapan poin di belakang pemimpin klasemen sementara Chelsea.

Skuad tim utamanya berkumpul kembali di markas latihan klub Carrington dua hari setelah bencana itu, dengan Solskjaer masih memimpin. Dia dilaporkan tiba lebih awal di pagi hari untuk menempatkan pemainnya melalui langkah mereka.

Pejabat senior United dikatakan telah mengadakan pertemuan pada Senin, dengan wakil ketua eksekutif Ed Woodward bergabung dengan direktur pelaksana Richard Arnold dan ketua bersama Joel Glazer.

United telah berulang kali mendukung pelatih asal Norwegia itu, yang mengambil alih dari Jose Mourinho pada Desember 2018, awalnya sebagai penunjukan sementara. Mereka menganggap mantan striker United itu sebagai sosok yang ideal. Solskjaer tetap menjadi sosok yang populer di kalangan pendukung, bahkan dengan mereka yang menginginkan pergantian manajer.

The Guardian melaporkan pada Selasa bahwa Solskjaer masih mempertahankan dukungan dari Woodward, Arnold dan mantan manajer berpengaruh United Alex Ferguson, dengan Joel Glazer akan memiliki keputusan akhir. Demikian pula, The Telegraph mengatakan Solskjaer telah diberikan tiga pertandingan untuk menunjukkan bahwa dia harus dipertahankan.

United akan berhati-hati untuk mengeluarkan Solskjaer jika tidak ada kandidat yang cocok untuk menggantikan pemain berusia 48 tahun itu. Tanda-tanda awal menunjukkan bahwa dia kemungkinan akan tetap bertanggung jawab untuk pertandingan Liga Premier dengan Tottenham pada Sabtu. Itu diikuti oleh pertandingan melawan Atalanta dan Manchester City.

Mantan bos Chelsea, Inter, Juventus dan Italia Antonio Conte telah dikaitkan sebagai calon pengganti dan dikatakan terbuka untuk ide tersebut. Namun, Zinedine Zidane tidak akan tertarik dengan pekerjaan itu, menurut laporan di Spanyol, di mana dia memiliki dua mantra yang bertanggung jawab atas Real Madrid.

Kekecewaan Solskjaer setelah kekalahan di Old Trafford sangat jelas, ketika dia berkata: “Saya tidak pernah merasa lebih buruk dari ini. Ini adalah yang terendah yang pernah saya alami. Saya menerima tanggung jawab. Itu milik saya hari ini dan itu milik saya di masa depan.”

“Saya percaya pada diri saya sendiri dan saya semakin dekat dengan apa yang kami inginkan di klub. Hasil akhir-akhir ini belum cukup baik. Angkat tangan. Minggu depan adalah tandang Tottenham. Kemudian Atalanta. Kemudian Man City. Kami harus pergi ke ini dengan kerangka berpikir yang benar,” tuturnya dikutip radarsports.id dari Livescore.

Pada bulan Juli, Solskjaer menandatangani kontrak tiga tahun baru di United, dan klub mendukungnya ketika Cristiano Ronaldo, Jadon Sancho dan Raphael Varane bergabung selama jendela transfer.

Dia memiliki rekor poin per pertandingan rata-rata 1,83, yang merupakan tertinggi ketiga dalam sejarah Liga Premier United. Dalam hal itu dia hanya tertinggal dari pendahulunya Mourinho (1,89) dan Ferguson (2,16).

Solskjaer memiliki rekor kemenangan 51,89 persen dari 106 pertandingan Liga Premiernya bersama Setan Merah hingga saat ini. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!