Paris Saint-Germain 2 vs 1 Lyon: Messi Diganti, Icardi Pahlawan

PARIS – Mauro Icardi menjadi pahlawan bagi Paris Saint-Germain dengan gol penentu kemenangan di menit akhir untuk membawa timnya menang 2-1 atas Lyon, Senin (20/9/2021) dini hari WIB.

Pada malam di mana semua mata tertuju pada kekuatan serangan MNM PSG—Lionel Messi, Neymar, Kylian Mbappe—saat mereka berbaris bersama untuk pertama kalinya di Ligue 1, Icardi mencuri perhatian dengan gol kemenangan terakhir untuk menyelesaikan comeback di Parc des Princes.

Tim tuan rumah mendominasi jalannya pertandingan sepanjang babak pertama dan nyaris unggul setelah menit ke-37 ketika Lionel Messi melepaskan tendangan bebas ke arah gawang, tetapi usahanya membentur tiang gawang.

Tim tamu memimpin sembilan menit memasuki babak kedua, saat Lucas Paqueta memanfaatkan umpan Karl Toko Ekambi sebelum melepaskan upaya tak terbendung ke pojok bawah gawang.

Pada menit ke-63, tim Paris menyamakan kedudukan, saat Neymar dilanggar di area penalti sebelum melangkah untuk mencetak gol dari jarak 12 yard.

Mauricio Pochettino melempar dadu dengan memasukkan Icardi untuk menggantikan Angel di Maria pada menit ke-82. Keputusannya dibenarkan saat pemain Argentina itu menanduk umpan silang Kylian Mbappe di waktu tambahan.

Penggantian Messi

Pada malam ketika PSG mencatatkan kemenangan terakhir atas Lyon, poin pembicaraan terbesar di Parc des Princes adalah pergantian pemain di babak kedua Lionel Messi. Dengan 75 menit pada jam dan skor imbang 1-1, Pochettino memilih untuk mengganti bintang Argentina itu dan memasukkan Achraf Hakimi.

Saat dia berjalan menuju bangku cadangan, Messi bertukar kata dengan Pochettino, dengan ekspresi bingung di wajahnya.

Meskipun dia telah menjadi pemain terbaik timnya di babak pertama, pemain berusia 34 tahun itu berjuang untuk mempengaruhi jalannya pertandingan selama babak kedua.

Namun demikian, penggantiannya dan reaksinya akan menjadi bahan diskusi penting dalam beberapa hari mendatang.

Penjelasan Pochettino

Setelah pertandingan, Pochettino menjelaskan mengapa dia dan staf pelatihnya membuat keputusan menarik keluar Messi. “Kami membuat keputusan untuk menarik keluar Messi karena kemungkinan cedera di masa depan,” katanya dikutip radarsports.id dari Marca.

“Kami memiliki pertandingan penting yang akan datang dan kami harus melindunginya,” ujarnya.

“Ini adalah keputusan yang dibuat untuk tim dan semua orang tahu kami memiliki banyak pemain hebat. Kami harus mengambil keputusan ini,” tuturnya.

“Kadang-kadang mereka mungkin dipandang baik, kadang-kadang sedikit kurang,” ucapnya.

Masih Kesulitan

Messi tampak masih kesulitan beradaptasi bersama rekan-rekan barunya di PSG. Bintang Argentina itu telah tampil di tiga laga Les Parisiens tetapi belum mampu mencetak gol. Dia juga gagal menunjukkan performa luar biasanya yang diperlihatkan di Barcelona.

Kesulitan Messi berbanding terbalik dengan rival abadinya, Cristiano Ronaldo. Sejak didatangkan dari Juventus, CR7 telah mencetak empat gol untuk Manchester United dalam tiga pertandingan. Bahkan dalam debut pertamanya melawan Newcastle United, bintang Portugal itu mencetak dua gol.

Soal Pertandingan

Pochettino menyatakan PSG sedang berada dalam periode yang sulit karena perlu berkembang sebaik mungkin, dengan tidak banyak waktu untuk bekerja. Dia senang dengan upaya dan karakter para pemain setelah kebobolan gol oleh Lyon di babak kedua.

“Saya pikir ada banyak hal baik. Tentu saja saya senang dengan upaya yang mereka lakukan untuk mencoba menghubungkan satu sama lain begitu cepat setelah tidak punya waktu untuk bekerja. Mereka berada di tempat yang sangat baik untuk mengenal satu sama lain dan membuat tautan. Saya sangat senang karena hari ini adalah kemenangan yang sangat bagus,” ujarnya dikutip radarsports.id dari situs resmi PSG.

Sementara itu, bintang PSG Neymar JR menyatakan laga melawan Lyon sulit. “Kami tahu kami menghadapi tim yang hebat. Selalu sulit untuk mengejar skor ketika Anda tertinggal, harus berlari dua kali lebih banyak tetapi semua orang pantas mendapatkan ucapan selamat atas pengorbanan yang mereka lakukan,” tuturnya.

“Sangat senang bisa datang kembali dengan kemenangan di Parc des Princes yang penuh sesak di depan pendukung kami. Saya sangat senang,” ucapnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!