Pogba Belum Yakin Berkomitmen untuk Manchester United

Paul Pogba belum siap untuk berkomitmen ke Manchester United. Dia akan memilih waktu yang tepat untuk memutuskan masa depannya.

Gelandang itu tampil mengesankan pada Jumat (8/10/2021) dini hari WIB ketika Prancis bangkit dari ketinggalan 2-0 untuk mengalahkan Belgia 3-2 di semifinal Liga Negara UEFA yang menegangkan di Stadion Allianz, tempat lamanya di Juventus.

Pogba terus-menerus dikaitkan dengan kepindahan dari United, dengan kemungkinan kembali ke Juventus atau ke Real Madrid dianggap paling mungkin.

Laporan baru-baru ini di Prancis menyarankan dia bisa memperpanjang kontraknya dengan Setan Merah, yang akan berakhir pada akhir musim, setelah penandatanganan Cristiano Ronaldo dan Jadon Sancho membuatnya lebih yakin akan ambisi klub.

Namun, berbicara setelah kemenangan mendebarkan atas Belgia, Pogba mengatakan kepada Sport Mediaset: “Saya selalu berbicara dengan mantan rekan satu tim saya, seperti Paulo (Dybala). Saya di Manchester United, saya masih memiliki satu tahun di kontrak saya, dan kemudian kita lihat saja nanti.”

“Saya ingin menyelesaikan (musim) dengan baik di sana, dan kemudian mari kita lihat apa yang terjadi,” ucapnya dikutip radarsports.id dari Livescore.

Belgia memimpin 2-0 di babak pertama di Turin melalui Yannick Carrasco dan Romelu Lukaku sebelum sang juara dunia menghasilkan perubahan haluan yang menggetarkan.

Karim Benzema dan Kylian Mbappe menyamakan skor dan Theo Hernandez mencetak gol kemenangan pada menit ke-90+1. “Kami memulai dengan sangat baik: 25 menit berkualitas dengan bola, kemudian, dengan pemain mereka, mereka sangat bagus dalam serangan balik,” kata Pogba.

“Kami duduk dan kebobolan dua gol dengan sangat cepat, berhenti bermain dengan bola. Itu adalah pertandingan lain di babak kedua. Kami bermain seperti Prancis,” tuturnya.

“Itu adalah pertandingan yang sangat bagus. Saya senang dengan permainan yang kami mainkan. Babak kedua sangat bagus,” ujarnya.

Antoine Griezmann, yang memenangkan penalti yang kemudian dieksekusi Mbappe, mengatakan beberapa diskusi keras di babak pertama dan upaya dua pemain depan Prancis adalah kunci kebangkitan mereka. “Saya sangat bangga dengan para pemain, grup, dan pelatih,” katanya kepada TF1.

“Kami memulai dengan baik di 30 menit pertama. Setelah itu, kami terlalu dalam, kami tidak bisa keluar dan di babak pertama, semua orang memiliki kata-kata yang tepat dan kami keluar dengan cara yang berbeda,” ucapnya.

“Kami pergi mencari mereka dan Kylian dan Karim memiliki pertandingan yang luar biasa. Mereka membantu kami dengan baik dengan mencetak gol, dengan membuat perbedaan. Itu adalah pertandingan yang fantastis,” ujar pemain yang dipinjamkan Barcelona ke Atletico Madrid tersebut. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!