Portugal 5 vs 0 Luksemburg: Ronaldo Cetak Hat-trick, Santos Tahu Cara Menggunakannya

FARO – Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick saat Portugal menghancurkan Luksemburg 5-0 dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia, Rabu (13//10/2021) dini hari WIB.

Ronaldo hanya membutuhkan waktu delapan menit untuk membuka skor di Estadio Algarve saat dia menyelesaikannya dari titik penalti sebelum menggandakan golnya segera setelah itu dengan cara yang sama (13’).

Bruno Fernandes mencetak gol ketiga dalam pembukaan yang menentukan pada menit ke-18 sebelum playmaker Manchester United itu membantu Joao Palhinha untuk gol keempat pada menit ke-69.

Ronaldo kemudian mengamankan hat-trick-nya dengan tiga menit tersisa untuk menutup penampilan dominan tuan rumah dan memastikan mereka tetap satu poin di belakang pemimpin Grup A Serbia—yang telah memainkan satu pertandingan lebih banyak—menjelang jeda internasional berikutnya.

Hat-trick Ronaldo di Estadio Algarve merupakan yang ke-58 di sepanjang kariernya dan ke-10 untuk Portugal.

Veteran Bukan Kelemahan

Usai pertandingan, pelatih kepala Portugal Fernando Santos menepis anggapan bahwa para veterannya kemungkinan akan mengecewakannya lagi, setelah tersingkir dari Piala Dunia 2018 dan Euro 2020 di babak 16 besar.

“Saya mendengar banyak tentang itu (usia skuad). Saya bahkan mengerti. Namun lebih banyak perubahan daripada apa yang telah kami lakukan selama enam tahun terakhir itu sulit,” kata Santos kepada wartawan selama konferensi pers pascapertandingannya dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Lihat saja siapa yang ada di (Piala) Dunia, Kejuaraan Eropa dan siapa yang bermain sekarang. Tidak ada batasan usia, bahkan tidak masuk akal,” tuturnya.

“Pemain tidak harus berhenti bermain untuk tim nasional karena mereka kurang lebih berusia, kualitas adalah yang terpenting,” ucapnya.

“Untungnya, kami memiliki banyak pemain berusia 30 atau 31 tahun yang bisa datang ke sini dan bermain dan para pemain telah menunjukkan (kualitas) itu,” ujarnya.

Portugal harus menunggu hingga jeda internasional November untuk memastikan nasib mereka dan Santos menghargai sifat menentukan dari pertandingan melawan Serbia sambil berharap timnya terus berkembang.

“Kami berhasil menahan lawan dan memanfaatkan setiap situasi untuk mengubahnya menjadi peluang mencetak gol,” katanya kepada RTP setelah pertandingan.

“Kami melakukannya dengan sangat baik hingga menit ke-25, dengan cara kami bermain dan apa yang kami lihat dari Luksemburg,” tuturnya.

“Setelah itu kami juga melakukannya dengan baik. Namun kami mulai ingin melakukan semuanya dengan tergesa-gesa, dalam satu sentuhan, dua sentuhan, dan kami bahkan membiarkan Luksemburg untuk unggul,” ujarnya.

“Pertandingan terakhir akan menentukan. Apa pun yang terjadi di babak berikutnya, tidak ada tim yang akan tersingkir. Meskipun saya yakin kami akan menang (melawan Republik Irlandia). Itu akan menentukan,” katanya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan