PSG Berharap Kylian Mbappe Memperpanjang Kontraknya

Direktur olahraga Paris Saint-Germain Leonardo yakin Kylian Mbappe tidak akan meninggalkan klub pada akhir musim.

Real Madrid mencoba untuk mengontrak pemain internasional Prancis itu, yang kontraknya saat ini berakhir pada Juni, selama jendela transfer musim panas tetapi langkahnya gagal terwujud.

Klub Spanyol itu membuat serangkaian tawaran untuk Mbappe. Mereka bersedia membayar 220 juta euro (sekitar Rp 3,8 triliun) untuk pemain berusia 22 tahun itu, tetapi pergi setelah PSG menghentikan kesepakatan.

Namun, Leonardo mengklaim PSG tidak pernah menerima tawaran terakhir dari Real Madrid dan yakin Mbappe akan memilih untuk memperpanjang masa tinggalnya di Parc des Princes—daripada menandatangani perjanjian prakontrak dengan klub lain pada Januari.

“Fakta bahwa dia bertahan. Itulah satu-satunya hal yang bisa terjadi,” kata Leonardo kepada saluran televisi Prancis Canal Plus dikutip radarsports.id dari Sky Sports, Rabu (15/9/2021).

“Kami tidak pernah berpikir untuk melakukan semua ini tanpa Kylian. Kami tidak senang dengan perilaku Real Madrid,” ujarnya.

“Kami jelas tentang tawaran yang mereka buat. Itu tidak cukup dari sudut pandang kami. Itu kurang dari apa yang kami bayarkan,” tuturnya.

“Adapun tawaran terakhir mereka, itu tidak pernah datang,” ucapnya.

“Saya tidak melihat Kylian pergi pada akhir musim ini,” tambah Leonardo.

“Hubungan Mbappe dengan PSG sangat dalam. Saya tidak berpikir siapa pun di sini melihat masa depan tanpa dia,” ujarnya.

Mbappe tampil impresif musim ini, mencetak empat gol dalam lima pertandingan di awal musim, dan diperkirakan akan bermain sebagai starter pada pertandingan Liga Champions di Club Brugge pada Kamis (16/9/2021) pukul 02.00 WIB.

Megabintang Belum Menyatu

Paris Saint-Germain telah dicap sebagai tim yang harus dikalahkan di Liga Champions sejak Lionel Messi bergabung selama penutupan musim, tetapi pelatih Mauricio Pochettino memperingatkan bahwa dia belum mengubah pemain bintangnya menjadi sebuah tim.

PSG menandatangani Messi sebagai agen bebas dari Barcelona untuk membentuk trio penyerang yang tangguh dengan Mbappe dan Neymar. Namun mereka belum menunjukkan kemampuan penuh mereka bersama.

“Kami belum menjadi tim. Kami adalah klub yang merekrut banyak pemain musim panas ini. Ada beberapa nama besar tetapi kami harus berubah menjadi tim,” kata Pochettino.

“Kami adalah sekelompok pemain yang perlu mencapai hasil. Ada perasaan bahwa kami (PSG dan Chelsea) adalah dua tim yang harus dikalahkan. Namun Chelsea adalah juara bertahan sehingga mereka adalah tim yang harus dikalahkan terutama setelah memperkuat skuad mereka,” ujarnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!