RB Leipzig 2 vs 2 PSG: Pochettino Sebut Timnya Kacaukan Awal Pertandingan

LEIPZIG – Pelatih kepala Paris Saint-Germain Mauricio Pochettino dibuat frustrasi setelah timnya kebobolan penalti waktu tambahan untuk kehilangan dua poin dalam hasil imbang 2-2 melawan RasenBallsport Leipzig yang membuat mereka kehilangan posisi teratas di Grup A Liga Champions.

PSG tertinggal satu gol lebih awal setelah mantan pemain Christopher Nkunku menyundul umpan silang dari Andre Silva. Les Parisiens akan tertinggal lebih jauh hanya dalam 12 menit jika Gianluigi Donnarumma tidak menyelamatkan penalti dari Silva setelah penyerang Portugal itu tersandung di dalam kotak oleh Danilo pada Kamis (4/11/2021) dini hari WIB.

Georginio Wijnaldum mengantongi dua gol pertamanya untuk PSG sejak bergabung dari Liverpool di luar musim untuk memberi timnya keunggulan di babak pertama. Namun pasukan Pochettino gagal mempertahankan keunggulan saat Presnel Kimpembe memberikan penalti lagi, yang dikonversi Dominik Szoboszlai pada menit ke-92 di Red Bull Arena Leipzig.

“Kami melihat bagaimana menghadapi tim yang berkinerja baik dapat menyebabkan masalah bagi kami,” kata Pochettino kepada RMC Sport dikutip radarsports.id dari Livescore. “Ini salah kami karena kami mengacaukan awal pertandingan. Memang benar kami tidak memulai dengan baik,” tuturnya.

“Di babak kedua, kami mengendalikan permainan dengan lebih baik. Statistik menunjukkan bahwa kami harus lebih baik dalam hal penguasaan bola,” ujarnya.

“Yang terpenting, kami harus mengelola permainan dengan lebih baik melawan tim yang bisa bermain dengan serangan balik seperti Leipzig. Anda harus bisa melakukan semuanya,” ucapnya.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya tentang kehilangan tempat pertama dalam grup untuk juara Liga Premier Manchester City, mantan bos Tottenham itu menambahkan: “Itu tidak mengubah apa pun. Kami harus memiliki keinginan untuk pergi ke Manchester untuk lolos.”

Semakin Mengenal

PSG sekarang tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan tandang terakhir mereka di Liga Champions (seri 2, kalah 1), rekor tandang terburuk mereka sejak November 2018 (empat berturut-turut).

Gol Wijnaldum untuk PSG adalah yang pertama dalam 276 hari sejak akhir Januari untuk Liverpool. Itu juga menjadi dua gol Liga Champions pertama pemain Belanda itu sejak Mei 2019 di semifinal melawan Barcelona.

“Kami menciptakan banyak peluang tetapi juga memberikan beberapa peluang dan itulah mengapa mereka bertahan dalam permainan,” ujar Wijnaldum kepada RMC Sport. “Kadang-kadang kami membuatnya mudah bagi mereka,” tuturnya.

“Saya bekerja keras setiap hari dan saya semakin mengenal rekan satu tim saya. Semoga saya bisa melanjutkan performa ini,” katanya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!