Roma 2 vs 0 Empoli: Mourinho Suntik Zaniolo yang Kesal

Roma 2 vs 0 Empoli: Mourinho Suntik Zaniolo yang Kesal
RAYAKAN. Pemain AS Roma Lorenzo Pellegrini merayakan golnya pada menit ke-42 bersama Nicolo Zaniolo dan Tammy Abraham dalam laga melawan Empoli di Stadio Olimpico, Minggu (3/10/2021) malam WIB. FOTO: Twitter AS Roma
0 Komentar

ROMA – Pelatih AS Roma Jose Mourinho mengungkapkan saran yang dia berikan kepada Nicolo Zaniolo, yang kesal karena ditinggalkan dari skuad Liga Bangsa-Bangsa Italia, usai mengalahkan Empoli 2-0 di Stadio Olimpico, Minggu (3/10/2021) malam WIB.

Giallorossi kembali ke jalurnya dengan gol-gol dari Lorenzo Pellegrini dan Henrikh Mkhitaryan, setelah kekalahan 3-2 Derby della Capitale dari Lazio, meskipun Empoli memulai dengan cukup kuat dengan beberapa peluang bagus.

“Kami bermain bagus, solid dan kompak. Kami mengendalikan tim yang memainkan sepak bola bagus dan 15 poin dari tujuh putaran adalah penghitungan yang bagus,” kata Mourinho kepada DAZN dikutip radarsports.id dari Football Italia.

Baca Juga:Pep Marah karena James Milner Tak Diusir dari LapanganLiverpool 2 vs 2 Manchester City: Salah Cetak Gol Menakjubkan, De Bruyne Menyelamatkan

Zaniolo tampak sedikit kesal ketika dia diganti, meskipun itu mungkin juga ada hubungannya dengan kekesalannya karena dikeluarkan dari skuad Italia untuk Liga Bangsa-Bangsa.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa ini adalah bagaimana Anda harus bereaksi terhadap momen kesedihan. Dia berharap berada di skuad Italia, saya menghormati keputusan Roberto Mancini dan Nico juga menghormatinya,” tuturnya.

“Dia telah bermain dengan baik dan jika dia terus bermain seperti ini, dia akan dipanggil. Dia dalam kondisi yang baik, juga mencoba bertahan bahkan ketika dia lelah. Saya sangat menyukai penampilannya,” ucapnya.

Elemen penting adalah kembalinya Pellegrini, yang diskors melawan Lazio dan menandatangani kontrak baru akhir pekan ini hingga Juni 2026.

“Pellegrini terus bergerak, menghubungkan lini tengah dengan serangan. Mereka mencoba untuk menandainya hari ini, tetapi tidak berhasil,” katanya.

Belajar dari Derbi

Sang pelatih sudah belajar bahwa suasana di Roma—baik untuk Roma maupun Lazio—dapat terbang dari antusiasme yang ekstrem ke depresi total berdasarkan satu atau dua hasil.

“Saya selalu mengatakan kami hanya perlu menang berikutnya dan bagi saya tampaknya orang-orang sedang belajar. Kami tahu perbedaan antara kami dan tim yang finis di atas Roma dalam beberapa tahun terakhir,” tuturnya.

Baca Juga:Espanyol 2 vs 1 Real Madrid: Ancelotti Anggap sebagai Penampilan Terburuk Musim IniRennes 2-0 Paris Saint-Germain: Messi, Neymar dan Mbappe Gagal

“Saya menerima proyek yang berbeda dari semua yang saya ambil dalam karier saya. Namun saya sangat menyukai situasi ini dan saya senang memberikan waktu bermain untuk Darboe, Calafiori dan Zalewski,” ujarnya.

0 Komentar