Shakhtar Donetsk vs Real Madrid: Hazard Lebih Frustrasi daripada Siapa pun

Carlo Ancelotti mengklaim tidak ada yang lebih frustrasi dengan masalah cedera Eden Hazard daripada pemain internasional Belgia itu sendiri.

Hazard bergabung dengan Real Madrid dari Chelsea pada 2019 dengan nilai transfer 100 juta euro (sekitar 1,69 triliun). Namun mantan bintang The Blues itu mengalami masalah fisik yang terus-menerus sejak kedatangannya di ibu kota Spanyol.

Dia telah bermain 90 menit penuh hanya dalam empat kesempatan di semua kompetisi untuk Madrid, hanya mencetak lima gol dalam 51 pertandingan. Kondisi tersebut mendorong para pendukung dan media lokal untuk melampiaskan rasa frustrasinya kepada pemain berusia 30 tahun itu.

Hazard, bagaimanapun, telah mencatatkan lima starts musim ini—membuat total delapan penampilan selama 382 menitnya. Namun pemulihan jangka pendek itu tergagap lagi ketika Ancelotti mengonfirmasi bahwa dia akan tanpa penyerang tersebut untuk perjalanan ke Shakhtar Donetsk pada Rabu (20/10/2021) pukul 02.00 WIB.

Terlepas dari ketidakhadiran mantan pemain Lille itu, Ancelotti menegaskan Hazard adalah yang paling frustrasi dengan masalah cedera yang terus berlanjut setelah pemain depan itu kembali dari tugas internasional dengan kelelahan otot.

“Hazard lelah dengan masalah ini. Dia tidak cedera tetapi dia kelebihan beban,” kata Ancelotti pada konferensi pers prapertandingan dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Tidak ada yang lebih frustrasi daripada Hazard. Saya pikir dia akan tersedia melawan Barcelona atau Osasuna,” ucapnya.

Hazard hanya mencatatkan satu gol dan satu assist dalam 799 menit untuk Madrid di Liga Champions (12 penampilan).

Di mantan klubnya Chelsea, dia mencetak rata-rata satu gol atau assist dalam kompetisi setiap 183 menit, mencetak delapan gol dan memberi assist kepada rekan setimnya delapan kali dalam 38 penampilannya.

Prospek Muda Jadi Pilihan

Ancelotti—tanpa Hazard untuk kunjungan Rabu ke Ukraina—harus mengandalkan bintang-bintangnya yang lain. Prospek muda Eduardo Camavinga dan Federico Valverde baru-baru ini tampil mengesankan untuk memberi tekanan pada Toni Kroos, Casemiro dan Luka Modric.

Mantan pelatih kepala Milan itu, bagaimanapun, bersikeras bahwa trio berpengalamannya tetap menjadi bagian integral dari rencananya saat Los Blancos mencari kejayaan domestik dan Eropa.

“Saya pikir mereka (Kroos, Casemiro dan Modric) adalah pemain yang terus bersaing di level atas,” ujar Ancelotti.

“Kemudian kami memiliki skuad dengan pemain muda seperti (Antonio) Blanco, Camavinga dan Valverde yang banyak mendorong mereka,” tuturnya.

“Saya harus memperhitungkan usia setiap orang dan pengalaman mereka. Kami memiliki lini tengah yang dapat bersaing dengan siapa pun,” katanya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!