Southgate Minta Klub Inggris Lebih Kooperatif

Manajer Inggris Gareth Southgate telah menekankan klub harus lebih kooperatif dari sebelumnya menuju Piala Dunia tahun depan.

Setelah menang 5-0 atas Albania, The Three Lions hanya membutuhkan satu poin melawan San Marino pada Selasa (16/11/2021) pukul 02.45 WIB untuk lolos ke turnamen, yang diadakan di Qatar antara 21 November dan 18 Desember.

Dengan digelarnya kompetisi di tengah kalender sepak bola Eropa, kompetisi terbesar terpaksa harus berhenti untuk mengakomodirnya.

Pada Jumat, Liga Premier mengonfirmasi tanggal untuk musim 2022-23, yang akan dimulai seminggu lebih awal dari biasanya pada 6 Agustus, dan berlangsung hingga 28 Mei 2023.

Liga akan dihentikan sementara pada 13 November, yang berarti beberapa tim nasional hanya memiliki waktu delapan hari dengan skuad penuh mereka sebelum tanggal mulai Piala Dunia yang dijadwalkan dan Liga Premier kemudian akan dilanjutkan pada Boxing Day, hanya delapan hari setelah final.

Meskipun jadwal pertandingan akan padat—faktor yang juga terlihat berdampak negatif pada kesehatan pemain di musim 2020-21, yang dipadatkan karena pandemi Covid-19—Southgate percaya kesempatan bagi pemain untuk istirahat lebih lama sebelum latihan pramusim memang memberikan keseimbangan.

Dan dia telah meminta klub untuk bekerja lebih dekat dengan staf Inggris untuk memastikan pemain tersedia.

“Saya pikir ada keseimbangan di sana karena bahkan dengan pertandingan internasional di musim panas, ada kesempatan untuk istirahat tiga atau empat minggu dan berpotensi tiga minggu pramusim,” katanya kepada wartawan dikutip radarsports.id dari Livescore, Minggu (14/11/2021).

“Yang penting adalah ada jeda di akhir musim ini. Musim depan unik. Biasanya kami pergi ke turnamen untuk mengambil bagian di akhir musim, tetapi ini akan terjadi selama musim,” ujarnya.

“Yang tidak diketahui adalah apa yang akan terjadi dengan perputaran yang ketat setelah pertandingan liga terakhir. Terkadang ketika Anda mengalami cedera sebelum turnamen musim panas, Anda terkadang memiliki beberapa minggu untuk memperbaikinya,” tuturnya.

“Itu tidak mungkin untuk negara mana pun yang lolos. Jadi semua orang harus memilih skuad mereka dalam waktu yang sangat singkat. Ini akan menjadi kunci untuk membuat keputusan itu benar,” katanya.

Hubungan Kuat dengan Klub

Southgate, pada gilirannya, berharap untuk mempertahankan hubungan kuat yang dia nikmati dengan klub para pemainnya.

“Saya pikir, tanpa ragu, secara medis kami berharap mendapat bantuan klub karena secara medis Anda tidak selalu bisa mendapatkan gambaran lengkap sampai para pemain bersama kami,” ucapnya.

“Karena perputarannya sangat ketat, kami akan membutuhkan sedikit lebih banyak wawasan. Sisi lain dari itu adalah bahwa klub memiliki jadwal mereka sendiri untuk dijalankan dan kami tidak pernah ingin mengganggu pemain ketika mereka berada dalam situasi itu,” katanya.

“Jadi saya selalu menghormati ketika mereka bersaing dengan klub mereka untuk memilih saat yang tepat untuk berbicara dengan mereka dan berkunjung,” tuturnya.

“Namun setiap klub selalu memberi kami kesempatan itu dan kami harus memastikan bahwa kami menyimpannya sebanyak yang kami bisa,” ujarnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!