Swiss 0 vs 0 Italia: 36 Laga Tak Terkalahkan, Azzurri Pecahkan Rekor

BASEL – Italia membuat sejarah pada Senin (6/9/2021) dini hari WIB dengan menetapkan rekor sepanjang masa untuk 36 pertandingan internasional tak terkalahkan setelah bermain imbang 0-0 melawan Swiss pada Kualifikasi Piala Dunia. Namun ada beberapa perdebatan di Brasil tentang apakah rekor tersebut yang terbaik baru atau hanya menyamainya.

Football Italia melaporkan Azzurri tak terkalahkan sejak bermain imbang 1-1 melawan Ukraina pada 10 Oktober 2018. Mereka mengoleksi 29 kemenangan dan tujuh hasil imbang di Nations League, kualifikasi Kejuaraan Eropa, kualifikasi Piala Dunia, pertandingan UEFA Euro 2020 dan pertandingan persahabatan.

Italia bisa saja memenangi laga melawan Swiss di St. Jakob Park andai penalti Jorginho pada menit ke-53 gagal diselamatkan kiper Yann Sommer. Ditambah lagi kegagalan Domenico Berardi dan Ciro Immobile dalam menyelesaikan peluang emas.

Spanyol mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 35 pertandingan antara 2007 dan 2009 menyamai rekor Brasil. Namun, beberapa pihak di Brasil bersikeras bahwa laju Selecao sebenarnya diperpanjang menjadi 36 pertandingan, ingin memasukkan hasil imbang 2-2 dengan tim B Rumania pada September 1995.

Jika itu termasuk, maka Selecao tidak terkalahkan selama 36 pertandingan dari 1993 hingga 1996.

Bagaimanapun juga, Italia berada dalam buku sejarah sepak bola sepanjang masa dan memiliki kesempatan untuk menempatkan masalah tanpa keraguan melawan Lithuania pada Kamis (9/9/2021) pukul 01.45 WIB di Kualifikasi Piala Dunia berikutnya.

Mancini Tak Puas

Sementara itu, pelatih Italia Roberto Mancini kesal dengan timnya yang mengalami kebuntuan mencetak gol. Terutama peluang emas Berardi dan Immobile serta penalti Jorginho yang gagal mengubah skor.

“Ini adalah momen ketika bola tidak masuk. Sekali lagi, kami memiliki terlalu banyak peluang untuk tidak memenangkan pertandingan ini,” kata Mancini kepada RAI Sport dikutip radarsports.id dari Football Italia.

“Ini bukan penalti, ini situasi lain, kami harus lebih bertekad, lebih klinis, lebih tepat. Sama seperti dengan Bulgaria, ini adalah pertandingan lain yang tidak boleh gagal kami menangkan dengan banyaknya peluang mencetak gol yang tercipta,” ujarnya.

Mancini mengakui Azzurri bermain lebih sulit di babak kedua. Namun timnya memiliki peluang di babak pertama dan kedua. “Berarti tim memainkan sepak bola yang bagus,” ucapnya.

Mempertimbangkan hasil ini, apakah pertarungan November dengan Swiss di Italia sekarang menjadi penentu untuk posisi teratas grup? “Saya rasa begitu, ya,” katanya menjawab.

Hanya tim teratas yang lolos langsung ke Piala Dunia 2022, dengan runner-up memasuki babak play-off.

Swiss kini mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Sedangkan Italia mengumpulkan 11 poin dari lima pertandingan.

Mancini berencana akan melakukan perubahan untuk menghadapi Lithuania pada Kamis mendatang. “Para pemain lelah. Jadi pasti akan ada beberapa perubahan,” tuturnya. (Sandy AW)

 

 

Sandy AW

Editor in Chief