Van Gaal Ingin Menangkan Piala Dunia bersama Belanda

Louis van Gaal ingin menjadi pemenang Piala Dunia bersama Belanda setelah mengambil alih sebagai manajer tim nasional lagi. Dia mengatakan jika dia bertanggung jawab atas FA Belanda, dia juga akan mempekerjakan dirinya sendiri.

Mantan bos Manchester United, Ajax, Bayern Munchen, Barcelona, dan AZ Alkmaar sebelumnya mengelola Die Oranje antara tahun 2000 dan 2001 dan 2012 hingga 2014 dan kembali untuk tugas ketiga yang bertanggung jawab.

Pria berusia 70 tahun itu mengatakan dia tidak mengambil pekerjaan itu untuk mengejar mimpinya sendiri. Namun untuk membantu sepak bola Belanda keluar dari kebingungan setelah pengunduran diri Frank de Boer setelah Euro 2020, dan sebelum dimulainya kembali kualifikasi Piala Dunia 2022 bulan depan.

“Saya tidak melakukan ini untuk diri saya sendiri. Namun saya melakukannya untuk membantu sepak bola Belanda,” kata Van Gaal pada pembukaannya sebagai manajer Belanda dikutip radarsports.id dari Sky Sports, Rabu (18/8/2021).

“Saya selalu melakukan segalanya untuk membantu sepak bola Belanda. Saya sangat berterima kasih kepada mereka, status yang saya miliki sebagai pelatih adalah berkat mereka,” tuturnya.

Sosok Berpengalaman

FA Belanda mengatakan mereka telah mendekati pelatih veteran itu. Karena mereka merasa membutuhkan sosok berpengalaman dalam pekerjaan dengan sedikit waktu sebelum Piala Dunia tahun depan di Qatar.

Sebagian besar skuad De Boer Euro 2020 kemungkinan akan dipilih untuk tiga pertandingan kualifikasi Piala Dunia September. Karena Van Gaal belum punya waktu untuk mencari pemain baru yang potensial.

Belanda duduk di urutan kedua di belakang Turki di puncak klasemen Grup G. Tim Oranye bertekad untuk menyegel tempatnya di Qatar setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Saya pikir jika saya adalah Asosiasi Sepak Bola Belanda, saya juga akan mendekati saya. Siapa lagi yang bisa melakukannya?” ujar Van Gaal.

“Mungkin terdengar sedikit melodramatis. Namun saya pikir pengalaman sekarang sangat penting karena kami tidak punya waktu,” tuturnya.

Van Gaal akan memiliki satu setengah hari dengan skuadnya sebelum pertandingan pertamanya melawan Norwegia di Oslo pada 1 September. Diikuti oleh Montenegro di Eindhoven pada 4 September dan Turki di Amsterdam tiga hari kemudian.

Dia telah menunjuk 25 pemain skuad untuk trio pertandingan Grup G, dengan kebugaran menjadi prioritas utamanya.

“Kami harus segera mencapainya dan Anda tidak bisa melakukannya tanpa pemain yang fit,” katanya.

Van Gaal gagal memimpin Belanda ke putaran final Piala Dunia 2002 dalam periode pertamanya memimpin. Namun di Brasil pada 2014, dia membawa Belanda ke posisi ketiga.

“Tahun 2000 itu suatu kehormatan diangkat menjadi pelatih. Tahun 2012 suatu kehormatan untuk melayani lagi. Namun sekarang bahkan lebih suatu kehormatan,” katanya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!