RADAR SPORT.ID – Gian Piero Gasperini tak bisa menyembunyikan kemarahannya setelah Atalanta kalah 1-2 dari Club Brugge pada leg pertama play-off 16 besar Liga Champions.
Atalanta mengawali laga dengan buruk, tertekan oleh pressing ketat dan tempo cepat yang diterapkan tuan rumah.
Usai tertinggal oleh gol pembuka Jutglà, La Dea mulai bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 menjelang akhir babak pertama melalui Mario Pašalić.
Baca Juga:Jurnalis Italia: Atalanta Dirampok di Belgia, Pemain AC Milan Seperti MabukAtalanta Kalah dari Club Brugge karena Penalti Kontroversial, Gasperini: "Aturan Sepak Bola Sudah Dirusak"
Di babak kedua, Atalanta lebih dominan dan nyaris membalikkan keadaan melalui Lazar Samardžić, tetapi tendangannya meleset tipis.
Namun, petaka datang di injury time. wasit asal Turki, Umut Meler, secara mengejutkan memberikan penalti kepada Club Brugge setelah melihat Gustaf Nilsson yang terjatuh di dalam kotak penalti usai berduel dengan Isak Hien.
Dalam tayangan ulang terlihat Hien tampak hanya menyerempet hidung sang penyerang saat bola masih berada dalam kendalinya.
Hien yang terkejut dengan keputusan penalti tersebut mendapat kartu kuning karena protes, diikuti oleh Juan Cuadrado yang juga mempertanyakan keputusan wasit.
Suasana semakin panas setelah Nilsson sukses mengeksekusi penalti, membuat Gasperini keluar dari lapangan dengan penuh amarah, sambil melontarkan kata-kata kasar kepada ofisial pertandingan.
Dalam wawancara dengan Sky Sports, Gasperini mengungkapkan kemarahannya terhadap keputusan wasit dan tren sepak bola modern yang menurutnya sudah terinfeksi keputusan kontroversial dari wasit di Serie A.
Ia bahkan menuduh semua pemain saat ini berusaha melakuakan diving untuk mendapat hadiah penalti atau kartu kuning.
Baca Juga:Barcelona Gagalkan Upaya Manchester United Curi Bintang La MasiaAC Milan Ditaklukkan Feyenoord 1-0, Conceicao Tak Kapok Gunakan Formasi Fantasia 4-4-2
“Sepak bola sekarang sudah terinfeksi! Tragisnya, kita telah menginfeksi Eropa. Semua orang diving untuk mencuri penalti atau kartu kuning. Ini bukan lagi permainan yang kita kenal. Saya tidak tahu aturan lagi, dan jujur, saya tidak menyukainya,” kecam Gasperini dikutip dari Tuttomercatoweb.
Ketika ditanya apakah wasit memberikan penjelasan atas keputusannya, Gasperini menjawab dengan sinis dan menyebut hal ini akan membuat pemain sepakbola seperti penguin.
“Tentu saja tidak! Ini bukan soal alasan, tapi soal bagaimana aturan semakin tidak jelas,” ujarnya.