Jelang Pertarungan Liga Champions, Jose Mourinho Hormati Sang Murid yang Kini Melatih Real Madrid

Jose Mourinho
Jose Mourinho memantau sesi latihan para pemain Benfica pada 27 Januari 2026. (Benfica/X)
0 Komentar

LISBON, RADARTASIK.ID – Pertandingan Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid pada Kamis, 29 Januari 2026 pukul 03.00 WIB menyimpan cerita menarik.

Manajer Benfica, Jose Mourinho, akan berhadapan dengan mantan anak asuhnya, Alvaro Arbeloa, yang kini menjabat sebagai pelatih di klub raksasa Spanyol itu.

Pertarungan Benfica vs Real Madrid ini bukan hanya menjadi ajang pertemuan antara dua tim besar, namun juga kesempatan bagi Mourinho untuk menatap kembali masa lalu yang melibatkan hubungan profesionalnya dengan Arbeloa.

Baca Juga:5 Destinasi Wisata yang Menawarkan Aktivitas Outdoor Seru, Cocok untuk Liburan di Bandung Bersama Teman!Cara Kerja dan Keunggulan QRIS Digital Payment

Namun, meski keduanya akan bertemu di lapangan, Mourinho mengungkapkan rasa hormatnya terhadap Arbeloa, yang kini memulai karier kepelatihan di Madrid.

Mourinho, yang akan menghadapi Real Madrid untuk pertama kalinya dalam enam tahun sejak pertemuannya dengan tim tersebut saat masih melatih Manchester United, menyatakan bahwa ia tidak terlibat dengan isu-isu yang sedang berkembang terkait kasus Negreira yang melibatkan Barcelona.

Ia memilih untuk fokus pada kariernya dan mengabaikan spekulasi tersebut, menganggap bahwa masa lalu sudah seharusnya dibiarkan berlalu.

Harapan untuk Arbeloa

Menanggapi pekerjaan baru Arbeloa di Real Madrid, Mourinho mengungkapkan harapan yang besar untuk mantan pemainnya itu.

Ia menyatakan, Arbeloa adalah salah satu pemain favoritnya dalam karier kepelatihan, meskipun ia bukan yang terbaik, namun kontribusinya di Madrid sangat berarti.

Mourinho mengharapkan yang terbaik bagi Arbeloa dan berharap ia menikmati setiap proses dalam karier barunya sebagai pelatih.

Mourinho tidak memberikan nasihat teknis terkait pekerjaan baru Arbeloa, tetapi menekankan pentingnya kebahagiaan dalam menjalani profesi pelatih.

Baca Juga:Prediksi Leicester vs Manchester City di Premier League 2024: Sama-Sama di Bawah TekananIpswich Town vs Newcastle United 0-4: Alexander Isak Menggila, Baru 30 Detik Cetak Gol 

Ia mengakui, menjadi pelatih adalah pekerjaan yang penuh dengan kritik, tetapi yang terpenting adalah menikmati proses tersebut.

”Menjadi pelatih adalah tugas yang sulit karena ada banyak orang yang mengkritikmu dan membicarakanmu setiap hari,” ungkap Mou seperti dikutip Football Espana.

”Mereka menciptakan pengaruh di dunia sepak bola. Yang terpenting adalah dia menikmatinya, lebih dari segalanya,” tuturnya.

Arbeloa, yang sering berbicara tentang pengaruh Mourinho dalam hidupnya, tetap menjalin hubungan yang kuat dengan sang pelatih meski mereka berdua kini berada di jalur yang berbeda.

0 Komentar