Mourinho mengakui, meskipun mereka tidak lagi berkomunikasi secara langsung sejak Arbeloa mengambil alih tim senior di Madrid, ia menghargai mantan pemainnya itu sebagai sosok yang penting dalam perjalanan kariernya.
Mourinho bahkan menambahkan bahwa nomor teleponnya yang berubah-ubah terkadang menyulitkan untuk tetap terhubung, namun ia merasa tidak perlu saling menelepon hanya untuk mengucapkan selamat.
Kenangan Positif untuk Xabi Alonso
Selain itu, Mourinho juga ditanya tentang masa jabatan Xabi Alonso di Real Madrid yang berakhir secara prematur bulan ini.
Baca Juga:5 Destinasi Wisata yang Menawarkan Aktivitas Outdoor Seru, Cocok untuk Liburan di Bandung Bersama Teman!Cara Kerja dan Keunggulan QRIS Digital Payment
Ia mengungkapkan bahwa Alonso, yang juga merupakan salah satu ”anak asuh” Mourinho, meninggalkan kenangan positif di hatinya.
Mourinho mengungkapkan kegembiraannya melihat perkembangan Alonso, baik saat di Leverkusen maupun di Madrid, dan yakin bahwa Alonso akan sukses di masa depan.
Meski masa jabatannya di Madrid tidak bertahan lama, Mourinho percaya bahwa Alonso akan bahagia karena telah menunjukkan tingkat kepelatihan yang bisa dicapainya.
Real Madrid kini berada dalam posisi yang cukup baik menjelang pertandingan melawan Benfica di Estadio da Luz.
Kemenangan dalam pertandingan ini akan memastikan Los Blancos melaju ke babak delapan besar Liga Champions.
Bahkan jika kalah, Madrid masih memiliki peluang besar untuk lolos ke Babak 16 Besar, asalkan mereka meraih satu poin dalam pertandingan ini.
Bagi Mourinho, pertandingan ini bukan hanya tentang persaingan dengan Real Madrid, tetapi juga tentang mengenang kembali perjalanan kariernya dan pengaruh yang telah ia berikan kepada beberapa pemain yang kini berperan penting di dunia sepak bola. (*)
