RADARTASIK.ID – Juventus dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas Galatasaray pada leg pertama babak play-off Liga Champions UEFA.
Nyonya Tua dibantai 5-2 dalam laga yang memperlihatkan rapuhnya lini belakang dan minimnya kedalaman skuad Bianconeri musim ini.
Tuan rumah langsung menekan sejak awal. Tanpa kehadiran Mario Lemina yang menjalani sanksi, Galatasaray tetap tampil agresif.
Baca Juga:Tonali Yakin Italia Bisa Singkirkan Jerman: “Pertandingan Belum Berakhir Malam Ini”Calhanoglu Rayu Arda Guler Gabung Inter Milan: “Semua Orang Menginginkan Pemain Berkualitas”
Gol pembuka lahir pada menit ke-15 melalui Gabriel Sara, yang memanfaatkan kesalahan Kenan Yildiz dalam membangun serangan.
Sara, yang kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik laga versi UEFA, menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membawa publik Istanbul bergemuruh.
Juventus sempat memberikan respons cepat dan pasukan Luciano Spalletti mampu membalikkan keadaan lewat dua gol Teun Koopmeiners pada menit ke-16 dan 32.
Gelandang asal Belanda itu tampil ciamik dan seolah memberi harapan bahwa Juventus masih punya daya saing di level Eropa.
Namun petaka datang di lini belakang. Pada babak pertama, Spalletti kehilangan Bremer karena cedera dan terpaksa memasukkan Gatti.
Situasi semakin sulit ketika Andrea Cambiaso, yang sudah mengantongi kartu kuning, ditarik keluar di awal babak kedua dan digantikan Cabal.
Alih-alih memperkuat pertahanan, Cabal justru menjadi titik lemah setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Baris Yilmaz yang tampil eksplosif sepanjang laga.
Unggul jumlah pemain, Galatasaray tak menyia-nyiakan momentum.
Baca Juga:Direktur PSG Pangkas Gaji Pemain, Inter Milan Bidik DonnarummaAC Milan vs Feyenoord: Rossoneri Tampil Lebih Baik Jika Rafael Leao Dijadikan Supersub
Noa Lang, yang baru bergabung dari Napoli pada bursa transfer musim dingin lalu, mencetak dua gol krusial pada menit ke-49 dan 75.
Di antara dua gol tersebut, Davinson Sanchez ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60 lewat sundulan tajam memanfaatkan situasi bola mati.
Pesta gol tuan rumah ditutup oleh rekrutan anyar Sacha Boey pada menit ke-86, memanfaatkan assist dari Victor Osimhen.
Skor 5-2 menjadi tamparan keras bagi Juventus yang sebelumnya sempat unggul dan terlihat mengendalikan tempo permainan.
Kekalahan ini memicu reaksi keras dari publik Turin. Salah satu suara paling vokal datang dari komedian sekaligus penggemar berat Juventus, Ezio Greggio.
Lewat akun X miliknya, Greggio menyindir manajemen klub.
