Borneo FC vs Bali United: Boas Butuh Adaptasi, Serdadu Tridatu Tak Ingin Kebobolan

TANGERANG – Borneo FC Samarinda akan menghadapi Bali United FC pada pekan kelima BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Indomilk Arena, Selasa (28/9/2021) pukul 18.15 WIB.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra tidak hanya mengincar tiga poin saat menghadapi Pesut Etam. Dia ingin gawang Serdadu Tridatu bersih dari kebobolan. Namun hal itu tidak akan mudah lantaran skuad lawannya diisi oleh para pemain berkualitas dan berpengalaman tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Kami harus bekerja keras untuk tidak bisa kebobolan. Namun kami tahu juga kualitas dari tim lawan. Mereka punya pemain depan yang bagus dan berkualitas,” kata pelatih yang akrab disapa Teco dikutip radarsports.id dari situs resmi BRI Liga 1.

“Kadang-kadang juga kami pasti kebobolan dari pihak lawan. Semoga besok melawan Borneo, kami tidak kebobolan,” harapnya.

Teco menilai meski baru saja ditinggal pelatih kepalanya, Borneo FC tetap tidak boleh dianggap remeh karena mereka memiliki komposisi pemain berkualitas di setiap musim.

“Borneo saya pikir memiliki tim yang sangat bagus. Setiap tahun mereka membawa pemain lokal dan pemain asing lebih berkualitas yang meningkatkan kualitas tim,” kata pelatih dari Brasil tersebut.

Untuk daftar para pemain awal Bali United melawan Borneo FC, Teco belum bisa memastikan apakah akan melakukan rotasi atau tidak. Karena semua tergantung dari kondisi akhir persiapan timnya. Namun dengan kedalaman tim yang dimiliki, dia tak kesulitan untuk melakukan rotasi pemain apabila ada pemain inti yang mengalami cedera atau dalam kondisi kurang fit.

Boaz Adaptasi Bertahap

Didatangkan dengan label pemain berkualitas, Boaz Solossa belum mampu mendongkrak performa Borneo FC. Dari seluruh penampilannya bersama Pesut Etam, eks Persipura Jayapura ini belum mampu memberikan kemenangan.

Debut Boaz pada kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dimulai saat bersua Persik Kediri. Dia tampil sebagai pengganti, tetapi performanya jauh dari ekspektasi. Dia gagal menghindarkan tim dari kekalahan perdana musim ini.

Pekan ketiga dan keempat, Boaz tampil sebagai starter. Namun performanya belum maksimal sehingga kemenangan tak mampu diraih. Borneo FC menghasilkan dua seri yakni kontra PS Barito Putera dan Persib Bandung.

Karteker pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin mengakui Boaz belum menemukan permainan terbaiknya. Karena sang pemain terlambat gabung dengan skuad Pesut Etam.

“Boaz merupakan pemain paling terakhir yang bergabung bersama tim. Otomatis pemahaman strategi dan fisiknya belum sesuai dengan kebutuhan tim,” kata Amir, sapaannya, dikutip radarsports.id dari situs resmi BRI Liga 1.

Amir yakin Boaz bisa menemukan kembali ke performa terbaiknya. Pengalaman yang dimiliki mantan pemain timnas Indonesia tersebut tak boleh diabaikan.

“Kami sangat yakin karena performa Boaz dari setiap pertandingan mengalami peningkatan. Tinggal menunggu waktu saja untuk kembali ke jalur kemenangan,” ujarnya.

Namun, Amir menegaskan timnya tak hanya bergantung pada satu atau dua pemain saja. Rotasi selalu disiapkan sebagai alternatif memecah kebuntuan lini serang. “Kalau rotasi seperti biasa kami lakukan. Hanya saja yang mendapat kesempatan tampil harus siap. Jadi kami matangkan kesiapan anak-anak dalam latihan,” tuturnya. (Sandy AW/BL1)

 

 

Sandy AW

Editor in Chief