Georginio Wijnaldum Tak Bahagia di Paris Saint-Germain

Georginio Wijnaldum Tak Bahagia di Paris Saint-Germain
TAMPIL PENUH. Georginio Wijnaldum tampil penuh dalam kemenangan Belanda 6-0 atas Gibraltar di kualifikasi Piala Dunia di de Kuip, Selasa (12/10/2021) dini hari WIB. FOTO: Twitter Georginio Wijnaldum
0 Komentar

Georginio Wijnaldum mengaku tidak sepenuhnya bahagia di Paris Saint-Germain dan merasa prihatin dengan kurangnya waktu bermain setelah kepindahannya dari Liverpool pada musim panas.

Pemain berusia 30 tahun itu meninggalkan Anfield dengan status bebas transfer awal musim panas ini setelah gagal menyetujui kontrak baru dengan The Reds. Namun dia telah berjuang untuk membuat dampak di bawah Mauricio Pochettino di Parc des Princes, dengan hanya mencatatkan enam penampilan sebagai starter di semua kompetisi sejak tiba di ibu kota Prancis.

Wijnaldum, yang menjadi kapten negaranya di Euro 2020 awal musim panas ini di tengah absennya Virgil van Dijk, didatangkan di antara sejumlah pemain papan atas selama jendela transfer terakhir. Lionel Messi, Gianluigi Donnarumma, Sergio Ramos dan Achraf Hakimi juga telah bergabung dengan tim Paris.

Baca Juga:Messi dalam Oasis Kebahagiaan Bersama ArgentinaMakedonia Utara 0 vs 4 Jerman: Bintang Chelsea Bersinar, Piala Dunia Disegel

Sejak dia dicadangkan untuk kemenangan 4-0 atas Clermont Foot pada 11 September, Wijnaldum hanya bermain selama 92 menit di Ligue 1. Sebelum kualifikasi Piala Dunia Belanda melawan Gibraltar pada Selasa (12/10/2021) yang akhirnya dimenangkan timnya 6-0, gelandang itu melampiaskan rasa frustrasinya kepada PSG atas waktu bermainnya sejauh musim ini.

“Saya tidak bisa mengatakan saya benar-benar bahagia, karena situasinya tidak seperti yang saya inginkan,” ujarnya kepada media Belanda NOS dikutip radarsports.id dari Sky Sports.

“Namun itulah sepak bola dan saya harus belajar menghadapinya. Saya seorang petarung. Saya harus tetap positif dan bekerja keras untuk membalikkan keadaan,” tuturnya.

“Saya telah banyak bermain dalam beberapa tahun terakhir, selalu fit dan juga melakukannya dengan sangat baik. Ini adalah sesuatu yang berbeda dan perlu membiasakan diri,” katanya.

“Saya benar-benar menantikan langkah baru dan kemudian ini terjadi. Ini sangat sulit,” ucapnya.

Idrissa Gueye dan Ander Herrera telah menjadi pilihan Pochettino di lini tengah musim ini, dan pelatih kepala Belanda Louis van Gaal mengungkapkan bahwa dia juga prihatin dengan awal kehidupan Wijnaldum di klub barunya.

“Tentu saja saya khawatir. Saya sudah berbicara dengannya tentang hal itu ketika saya tiba. Namun bel alarm belum berbunyi,” ujar van Gaal.

0 Komentar