Mbappe Peringatkan Neymar dan Messi

Kylian Mbappe tahu lebih dari siapa pun bahwa dirinya, Lionel Messi dan Neymar harus bekerja sama jika mereka ingin sukses sebagai tiga penyerang di Paris Saint-Germain.

Pemain Prancis itu mengalami kesulitan musim ini. Terutama terlihat mengkritik Neymar di bangku cadangan karena kegagalan pemain Brasil itu mengoper bola kepadanya.

“Ketika Anda bermain di atas dengan pemain seperti itu, Anda harus berbagi kue agar ketiganya bisa makan,” kata Mbappe kepada RMC Sport dikutip radarsports.id dari Marca, Rabu (6/10/2021). “Anda tidak bisa mengatakan bahwa Anda akan lolos ke satu dan bukan yang lain,” ucapnya.

“Anda harus pintar. Akan selalu ada saat-saat frustrasi. Namun satu-satunya minat kami bertiga adalah membuat PSG menang,” ujarnya.

Ditanya lebih lanjut tentang insiden antara dirinya dan Neymar, pemain berusia 22 tahun itu mengecilkannya.

“Itu kadang-kadang terjadi,” kata Mbappe. “Seharusnya saya berpikir lebih, tetapi saya tidak menyesalinya. Mungkin tampak aneh dari luar, tetapi di dalam kami tahu bagaimana keadaannya,” tuturnya.

“Saya sangat menghormati Neymar sebagai pemain dan sebagai pribadi. Ada banyak kamera sekarang, tetapi ini sepak bola dan kami tidak punya masalah,” ucapnya.

Bantah Tak Suka Messi

Kedatangan Lionel Messi juga membawa laporan bahwa Mbappe tidak senang. Namun dia kembali menganggapnya sebagai omong kosong.

“Sangat mudah bermain dengan Messi, sungguh,” kata Mbappe. “Dia sangat memahami sepak bola. Selalu tahu apa yang harus dilakukan,” tuturnya.

“Jika dia harus menggiring bola melewati semua orang dan mencetak gol, dia akan melakukannya. Jika dia harus bermain dengan satu sentuhan, dia akan melakukannya. Dia salah satu yang terbaik, jika bukan yang terbaik,” ujarnya.

Mbappe akan tersedia untuk berbicara dengan klub mulai 1 Januari menjelang transfer gratis musim panas mendatang. Terlepas dari komentarnya baru-baru ini, kepergiannya dari Parc des Princes tidak pasti.

“Saya telah belajar satu hal,” kata Mbappe. “Kebenaran kemarin bukan hari ini atau besok. Saya ingin pergi di musim panas,” ujarnya.

“Saya tidak ingin membuat orang bosan, itu melelahkan. Namun saya sudah mengatakan bahwa Anda tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi dalam sepak bola. Enam bulan lalu, saya tidak tahu bahwa saya ingin pergi. Saya memutuskan pada musim panas dan saya belum dihubungi tentang pembaruan sejak itu,” tuturnya.

Hanya Ingin ke Madrid

Mbappe mengungkapkan dia hanya akan meninggalkan PSG ke Real Madrid. Dia, yang bergabung dari Monaco pada tahun 2017, telah menjadi gelisah di Parc des Princes dengan kontraknya yang tersisa kurang dari satu tahun dan Madrid berusaha untuk mengamankan jasanya pada jendela transfer terakhir.

Los Blancos dilaporkan telah mengajukan tiga tawaran untuk pemain internasional Prancis, yang terakhir dikatakan bernilai hingga 200 juta euro.

Namun, kemajuan Madrid ditolak dan dengan kedatangan Lionel Messi, Mauricio Pochettino dan dewan PSG tampaknya yakin untuk mempertahankan Mbappe untuk tahun terakhir kontraknya.

RMC merilis bagian dari wawancara di mana Mbappe mengonfirmasi bahwa dia telah menyatakan niatnya untuk pergi ke PSG pada bulan Juli.

Berbicara tentang masa depannya ke media Prancis L’Equipe, pemain berusia 22 tahun itu mengatakan dia yakin waktunya di PSG sedang menarik kesimpulan alami, meskipun mengungkapkan dia hanya akan pergi ke Madrid.

“Musim panas ini ambisi saya jelas. Saya ingin pergi dan menempatkan klub dalam situasi terbaik untuk mendatangkan pengganti saya,” kata Mbappe dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Saat ini, masa depan saya bukan prioritas saya. Saya sudah membuang banyak energi musim panas ini. Ini menguras tenaga,” ucapnya.

Mbappe berpikir petualangannya bersama PSG telah berakhir. Dia ingin menemukan sesuatu yang lain. “Saya telah berada di Liga Prancis enam atau tujuh tahun. Saya telah memberikan apa yang saya coba di Paris dan saya pikir saya telah melakukannya dengan baik,” tuturnya.

“Untuk tiba di usia 18 pascapengembangan pemuda dan melakukan semua yang saya miliki, saya pikir itu sesuatu yang luar biasa. Meninggalkan adalah langkah logis berikutnya,” ujarnya.

“Saya terikat dengan Paris, dan jika saya pergi musim panas ini, itu hanya untuk Real,” ucapnya.

Mbappe juga dilaporkan telah menolak serangkaian tawaran kontrak baru. Namun dia membantah bahwa itu benar karena dia tetap puas di Paris. “Saya bertahan dan saya sangat senang,” ucapnya.

Mbappe merasa memiliki terlalu banyak cinta untuk sepak bola dan terlalu banyak rasa hormat untuk klub dan untuk diri sendiri, untuk bersantai bahkan untuk satu pertandingan. “Sehubungan dengan situasi saya, kami belum membahas pembaruan selama lebih dari dua bulan, sejak saya mengatakan saya ingin pergi,” katanya. (Sandy AW)

Sandy AW

Editor in Chief