Newcastle 0 vs 4 Manchester City: Guardiola Jengkel dengan Babak Pertama

Ruben Dias
RAYAKAN. Para pemain Manchester City merayakan gol Ruben Dias pada menit kelima dalam laga melawan Newcastle United di Liga Premier di St James' Park, Minggu (20/12/2021) malam WIB. FOTO: Twitter Premier League
0 Komentar

NEWCASTLE, RADAR SPORTS – Manajer Manchester City Pep Guardiola menyebut penampilan babak pertama City dalam kemenangan 4-0 atas Newcastle United pada Minggu (19/12/2021) malam WIB sebagai salah satu yang terburuk yang pernah dimainkan musim ini.

Manchester City mencetak dua gol sebelum turun minum saat Ruben Dias membobol gawang lewat sundulan setelah kesalahan defensif dari Newcastle United, sebelum Joao Cancelo mencetak gol ke sudut atas.

Riyad Mahrez dan Raheem Sterling menyarangkan gol di babak kedua untuk membuat skor terlihat nyaman.

Baca Juga:Tottenham 2 vs 2 Liverpool: Kane Yakin Dia Memang Tak Harus Diusir Keluar LapanganReal Madrid 0 vs 0 Cadiz: Ancelotti Tak Berkecil Hati, Hazard Bisa Jadi Senjata Baru

Kemenangan itu membuat Manchester City mencatatkan kemenangan liga ke-34 mereka pada 2021, membuat rekor baru untuk kemenangan paling banyak di divisi teratas oleh sebuah tim dalam satu tahun kalender. Namun Pep Guardiola tidak senang dengan penampilan sebelum jeda.

“Hasil yang bagus, bukan performa yang bagus,” kata Pep Guardiola kepada BBC dikutip radarsports.id dari Livescore. “Kami beruntung. Namun Newcastle tidak bertahan dengan baik untuk gol pertama dan aksi brilian dari Joao Cancelo untuk gol kedua,” tuturnya.

“Babak pertama adalah salah satu yang terburuk yang kami mainkan musim ini dan babak kedua jauh lebih baik,” ucapnya.

“Kami bermain lebih baik dengan bola, memberi pemain lebih banyak sentuhan. Namun kehilangan bola di babak pertama. Kami tenang di babak pertama dan berbicara tentang apa yang harus kami lakukan,” katanya.

Rekor Menunjukkan Konsistensi

Empat gol yang dicetak juga membawa Manchester City ke-106 gol untuk tahun ini, dua lebih banyak dari yang terbaik mereka sebelumnya, dan Pep Guardiola memuji konsistensi timnya.

“Rekor menunjukkan konsistensi yang kami miliki sebagai sebuah tim, bukan memenangkan gelar atau final tetapi menang dan menang,” tutur Pep Guardiola. “Rekor ada untuk dipecahkan dan senang memilikinya,” ujarnya.

“Saya tidak merotasi hari ini, saya memutuskan tim terbaik. Kami membutuhkan basis yang berbeda untuk para pemain dan sekarang kami memiliki tujuh hari hingga pertandingan berikutnya,” katanya.

Baca Juga:Spalletti Pakai Sepatu Bola demi Taklukkan MilanMilan 0 vs 1 Napoli: Pioli Klaim Rossoneri Tak Pantas Kalah

“Mudah-mudahan, Leicester menjadi lebih baik dengan banyak kasus covid jadi saya akan mengambil keputusan tentang tim,” tuturnya.

0 Komentar