Porseni Festival Madrasah 2023, 1.191 Guru Unjuk Kemampuan

Porseni Festival Madrasah 2023, 1.191 Guru Unjuk Kemampuan
0 Komentar

RADARSPORTS.ID – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Festival Madrasah Jawa Barat jadi ajang para guru unjuk kebolehan. Ada 9 mata lomba yang diikuti oleh 1.191 guru madrasah se-Jawa Barat di komplek Dadaha Kota Tasikmalaya.

Antara lain bola voli, bulutangkis ganda, tenis meja, catur beregu dan futsal. 4 lainnya merupakan kompetisi bidang seni. Antara lain pidato, menyanyi, paduan suara dan kasidah rebana. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, yakni pada 17 – 19 Januari 2023.

Ketua Perkumpulan Madrasah (PGM) Kota Tasikmalaya Asep Rizal Asy’arie mengatakan Porseni Festival Madrasah ini bukan sekadar ajang kompetisi. Namum juga ruang silaturahmi guru antarsekolah dan daerah. “Karena ini diikuti madrasah se-Jawa Barat,” ungkapnya.

Baca Juga:5 HP Gaming Murah 1 Jutaan Buat RekomendasiJadwal Pertandingan FFML Free Fire 2023

Kegiatan itu juga menjadi upaya meningkatkan kreativitas dan profesionalisme. “Khususnya meningkatkan kualitas pendidikan bidang olahraga dan seni,” ucapnya.

Banyak manfaat lain yang terasa lewat kegiatan tersebut. Salah satunya menjaga kebugaran para peserta. “Karena kalau secara fisik tidak sehat, pendidikan juga tidak maksimal,” katanya.

Terlepas dari itu, Asep mengaku bangga Kota Tasikmalaya bisa menjadi tuan rumah. Kedatangan para guru masrasah luar daerah turut menggeliatkan ekonomi warga lokal. “Jadi keuntungan juga bagi perekonomian masyarakat kita,” terangnya.

Semangat Fair Kompetisi

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Drs H Ivan Dicksan yang hadir pada acara pembukaan, Selasa (17/1/2023), menyampaikan bahwa kegiatan itu harus menjunjung tinggi semangat kompetisi yang fair. Sehingga dapat meningkatkan profesionalisme.

“Nilai-nilai profesionalitas inilah yang diharapkan terus diaplikasikan dalam bekerja dan mengajar,” ucapnya.

H Ivan juga berharap guru madrasah mampu berkontribusi dalam implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Guru sangat berperan dalam membangun semangat olahraga dan kebugaran pelajar.

“Dalam prakteknya, guru tidak hanya berperan di hulu, akan tetapi juga di hilir sebagai atlet, juri, wasit, pelatih dan pengurus organisasi terutama di daerah-daerah,” imbuhnya.

(RANGGA JATNIKA)

0 Komentar