Prediksi Kopenhagen vs Man City di Liga Champions 2024: The Citizens Tidak Pernah Mengemas Barangnya

Kopenhagen vs Man City
Erling Haaland merayakan golnya bersama rekan-rekannya dalam kemenangan Man City vs Everton 2-0 di Premier League, Sabtu 10 Februari 2024. (Manchester City/X)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pertahanan gelar Liga Champions Manchester City akan dilanjutkan pada Rabu 14 Februari 2024 pukul 03.00 WIB, ketika The Citizens melakukan perjalanan singkat ke Skandinavia untuk bertemu dengan Kopenhagen dalam leg pertama babak 16 besar.

Pasukan Pep Guardiola menyingkirkan pesaing di Grup G untuk finis di puncak klasemen. Sementara tim tuan rumah berhasil meraih posisi kedua di Grup A di belakang Bayern Munchen.

Daftar Isi Prediksi Kopenhagen vs Man City

Statistik Kopenhagen vs Man City

Kopenhagen

Memanfaatkan kesialan berkepanjangan Manchester United, tim pemula Denmark, Kopenhagen, hanya berhasil meraih 1 poin dari 3 pertandingan awal Liga Champions mereka pada musim 2023-24.

Baca Juga:Daftar Klub yang Sering Juara Grup Liga ChampionsLoris Capirossi: Si Pemegang Gelar Juara Dunia Termuda Rayakan Ulang Tahun Ke-50

Namun sebuah rentetan tak terduga tanpa kekalahan dalam 3 pertandingan dari November hingga Desember membuat tiket ke babak 16 besar milik Jacob Neestrup dan pasukannya.

Kemenangan tipis atas Manchester United dan Galatasaray datang di antara hasil imbang tanpa gol yang kredibel melawan juara grup Bayern Munchen.

Kemudian kekalahan Galatasaray pada pertandingan keenam memastikan setidaknya tempat di Liga Eropa bagi Kopenhagen, yang memperpanjang perjalanan Eropa kelas atasnya saat Lukas Lerager mencetak satu-satunya gol melawan Galatasaray.

Hanya sekali sebelumnya tim Nordik ini berkompetisi di babak gugur Liga Champions—kebetulan kalah dari tim Inggris dalam bentuk Chelsea di babak 16 besar musim 2010-11—menderita kekalahan 2-0 di kandang sebelum bertahan untuk hasil imbang yang kredibel di Stamford Bridge.

Tiga belas tahun kemudian, peluang kedua Kopenhagen di babak gugur datang pada saat ketidakpastian melanda mereka secara domestic.

Itu karena mereka memasuki jeda musim dingin Superliga dengan rentetan 3 pertandingan tanpa kemenangan, turun ke posisi ketiga dalam klasemen akibat kekalahan berturut-turut dari Viborg dan AGF.

Piala Atlantik pertengahan musim kemudian menjadi fokus utama bagi Kopenhagen awal bulan ini—sebuah turnamen yang terdiri dari tim-tim dari berbagai negara tanpa komitmen liga pada awal Februari.

0 Komentar