Cetak Gol Liga Ke-400, Ibrahimovic Butuh Cemoohan Fans Roma

Zlatan Ibrahimovic mencapai tonggak gol lainnya pada Senin (1/11/2021) dini hari WIB dengan menjaringkan gol liga ke-400 dalam kariernya dalam pertarungan AC Milan melawan Roma di Serie A.

Penyerang berusia 40 tahun itu melakukan tendangan bebas di bawah tembok tim Serigala dan melewati Rui Patricio yang dijebol dengan baik untuk memberi Rossoneri keunggulan pada babak pertama di Stadio Olimpico.

Itu juga merupakan gol penting lainnya bagi Ibrahimovic, yang mencetak 150 gol di Serie A untuk Juventus, Inter dan Milan, di mana dia berada di periode keduanya.

Hebatnya, 15 persen pemain dengan setidaknya satu pertandingan di Serie A musim ini bahkan tidak lahir ketika Ibrahimovic mencetak gol pertamanya di liga untuk Malmo di kasta tertinggi Swedia pada Oktober 1999.

Ibrahimovic juga sebelumnya bermain untuk Ajax, Barcelona, ​​Paris Saint-Germain, Manchester United dan LA Galaxy, dengan mantra paling produktifnya datang di Ligue 1 bersama PSG saat dia mencetak 113 gol dalam 122 penampilan.

Pemain internasional Swedia itu kini telah mencetak 11 gol ke gawang Roma di Serie A, menjadikan mereka lawan favoritnya di kompetisi tersebut.

Masing-masing dari delapan gol Ibrahimovic sebelumnya melawan Roma sebelum hari Senin, terjadi dalam pertandingan di mana dia mencetak dua gol. Namun catatan itu berakhir karena dia diganti sebelum satu jam dalam kontes terbaru ini.

“Itu adalah penampilan yang hebat, kami bermain dengan penuh percaya diri dan gaya kami,” kata Ibrahimovic kepada DAZN dikutip radarsports.id dari Football Italia.

“Kami tahu itu tidak mudah. Roma tidak terkalahkan di kandang musim ini. Namun kami bermain sangat baik dan harus melanjutkan dengan keyakinan dan tempo ini,” tuturnya.

Kecepatan 101 Km/Jam

Gol ke-400 di kompetisi liga domestik itu, merupakan tendangan bebas langsung yang langka bagi pemain Swedia itu. “Sesekali, aku memberikan kejutan!! Anda harus selalu mencobanya. Karena kegagalan adalah bagian dari kesuksesan. Jadi Anda terus berusaha, ujarnya.

Ditunjukkan kepadanya bahwa tendangan bebas itu melaju dengan kecepatan 101 km/jam.

“Ah, biasanya lebih cepat! Setidaknya 200! Saya pikir saya harus memperlambat tembakan saya di usia tua!” ujarnya menyeringai.

Ada nyanyian menghina dari para penggemar Roma, yang dia tanggapi setelah gol itu. “Saya membutuhkan cemoohan. Semakin mereka mencemooh, semakin saya merasa hidup. Adrenalin membawa begitu banyak. Kami ingin menang, terutama saat memainkan pertandingan besar dan satu orang kalah. Kami menunjukkan bahwa kami semua punya karakter dan bisa menderita di bawah tekanan juga. Para pemain menampilkan performa yang luar biasa,” tuturnya.

Ibrahimovic ditanya apakah dia percaya bahwa Rossoneri akan mengamankan Scudetto di akhir musim ini. “Kami akan mencoba. Kami percaya ini,” ucapnya.

Menurut dia, para pemain Milan telah melakukannya dengan baik sejauh ini. “Namun ini adalah musim yang panjang dan kami harus terus konsisten dalam pekerjaan kami. Kami percaya, tetapi ini masih awal. Ambil satu pertandingan pada satu waktu,” katanya. (Sandy AW)

Baca Juga:

Roma 1 vs 2 Milan: Percaya Diri Mengendarai Gelombang Kemenangan

Pelatih Legendaris Sacchi Ceritakan Kejayaannya di Milan

Takut Disanksi, Mourinho Irit Bicara

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!