Kekuatan Swiss Akan Berbeda dengan Skuad Euro

Kiper Swiss Yann Sommer menegaskan kualifikasi Piala Dunia akan sangat berbeda dengan pertandingan kekalahan mereka 3-0 melawan Italia di UEFA Euro 2020.

Swiss akan menjamu Azzurri di St. Jakob-Park di Basel pada Senin (6/9/2021) pukul 01.45 WIB.

Ini adalah head-to-head di puncak grup, karena Azzurri memiliki 10 poin dari empat pertandingan, sementara Swiss memenangkan kedua pertandingan sejauh ini.

Kedua tim ini juga baru bertemu beberapa bulan lalu, Italia menang 3-0 di fase grup Euro 2020.

“Kami benar-benar tidak menghargai kekalahan 3-0 itu, karena kami meninggalkan terlalu banyak celah dan tidak menyukai cara kami bermain,” ujar Sommer dalam konferensi persnya dikutip radarsports.id dari Football Italia.

“Besok akan menjadi pertandingan yang sangat berbeda, dengan susunan pemain baru dan pelatih baru. Kami ingin melakukan jauh lebih baik,” tuturnya.

Swiss kehilangan beberapa pemain besar, karena Granit Xhaka dinyatakan positif Covid-19. Sementara gelandang Atalanta Remo Freuler diskors, Breel Embolo, Xherdan Shaqiri dan Mario Gavranovic cedera.

“Ini bukan minggu yang mudah dengan semua ketidakhadiran ini. Jadi kami harus saling percaya besok. Kami tidak bisa mengubah situasi, begitulah adanya. Yang bisa kami lakukan adalah memastikan semua orang berkontribusi,” katanya.

Gianluigi Donnarumma tidak hanya dinobatkan sebagai kiper terbaik di Euro 2020, tetapi juga pemain paling berharga. Jadi apakah Sommer menganggap pria Italia itu sebagai pemain top dalam perannya?

“Ini pertanyaan yang sulit, ada banyak kiper hebat. Saya suka Donnarumma. Dia pantas mendapatkan penghargaannya di Euro dan membantu Italia memenangkan trofi. Tentu saja, dia adalah salah satu yang terbaik menurut saya,” ucapnya. (Sandy AW)

 

 

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!