Portugal 1 vs 2 Serbia: Santos Jelaskan Sikap Frustrasi Ronaldo

LISBON – Fernando Santos mengecilkan sikap Cristiano Ronaldo setelah Portugal gagal lolos otomatis ke Piala Dunia, meskipun pelatih kepala yang diremehkan itu menjamin timnya akan berada di Qatar tahun depan.

Portugal akan tampil di babak play-off Piala Dunia setelah kekalahan dramatis 2-1 atas Serbia di kandang sendiri di Estadio da Luz, Lisbon, Senin (15/11/2021) dini hari WIB.

Hanya membutuhkan hasil imbang untuk membukukan perjalanan mereka ke Qatar di Grup A, Portugal berada di jalur yang tepat setelah Renato Sanches dan Dusan Tadic bertukar gol di babak pertama.

Namun, Aleksandar Mitrovic datang dari bangku cadangan dan mencetak gol pada menit ke-90 untuk mengirim Serbia ke turnamen yang menarik.

Superstar Portugal dan kapten Ronaldo menjadi sosok yang frustrasi setelah itu, memberi isyarat ketika pelatih Santos mendekatinya di lapangan pascapertandingan.

Namun Santos bersikeras bahwa Ronaldo merujuk pada pertandingan terbalik bulan Maret di Beograd, di mana pemenang Ballon d’Or lima kali itu tidak diberikan gol pada waktu tambahan, meskipun bola tampak melewati garis dalam hasil imbang 2-2.

“Tidak ada yang menjelaskan apa pun,” kata Santos kepada wartawan ketika ditanya tentang Ronaldo dikutip radarsports.id dari Livescore. “Dia memberi tahu orang lain bahwa di sana (di Serbia) dia telah mencetak gol pada menit terakhir dan wasit tidak menghitungnya,” tuturnya.

“Itulah yang dia katakan saat itu. Tidak masalah bagi kami untuk berada di sana sekarang. Di lapangan, dia mengatakan bahwa kami mencetak gol di sana dan wasit tidak, tetapi itu ledakannya. Itu sangat normal,” ujarnya.

“Sekarang tidak ada yang pergi setelah pertandingan untuk menjelaskan apa yang terjadi atau tidak terjadi. Saya pergi untuk mengangkat kepala para pemain,” ucapnya.

Berjuang di Play-off

Ronaldo dan Portugal akan mengambil bagian dalam play-off sebagai salah satu tim unggulan kedua.

Babak play-off tidak akan dipertandingkan dalam pertandingan dua leg, dengan semifinal dan final akan berlangsung pada Maret tahun depan.

“Yang benar adalah bahwa kami tidak memiliki kinerja yang baik secara keseluruhan,” kata Santos. “Oleh karena itu, kami harus minta maaf. Orang-orang Portugal jelas sedih. Tidak lebih dari kami, tetapi sama seperti kami,” tuturnya.

“Namun tim saya akan berada di Piala Dunia Qatar. Itu dijamin. Kami hanya harus bersaing di babak play-off yang tidak biasa bagi kami. Portugal tidak pernah melalui play-off dengan saya. Namun mereka memainkannya pada tiga kesempatan dan lolos ke final di semuanya,” ujarnya.

“Kami akan melakukannya lagi. Dan saya pribadi juga ambil bagian dalam play-off. Dan saya juga lolos ke Piala Dunia,” katanya. (Sandy AW)

Baca Juga:

Silva: Pertandingan Mengerikan bagi Portugal

Stojkovic Buktikan Serbia Lebih Baik dari Tim Ronaldo

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!