Tips Olahraga Dumbbell untuk Wanita

Tips Olahraga Dumbbell untuk Wanita
Olahraga angkat beban dengan menggunakan dumbbell bagus untuk memperkuat tulang dan postur para wanita.
0 Komentar

RADARSPORTS.ID – Tips olahraga dumbbell untuk wanita perlu diperhatikan agar bisa mencapai hasil latihan yang maksimal. Beberapa hal yang sering ditanyakan mengenai latihan dumbbell. Salah satunya, berapa berat dumbbell untuk wanita pemula?

3. Lakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan latihan dumbbell. Baik untuk wanita maupun pria, hal ini bertujuan untuk mempersiapkan tubuh serta mengurangi risiko cedera.

4. Mulailah latihan dumbbell dengan pengulangan dan set yang sedikit, kemudian intensitas dapat dinaikkan secara perlahan-lahan sesuai dengan peningkatkan kekuatan.

Baca Juga:Manfaat Olahraga Angkat Beban bagi Wanita8 Gerakan Latihan Dumbbell untuk Wanita

5. Fokus pada teknik, gerakan, dan postur selama latihan, serta kontraksikan otot perutmu untuk menopang punggung bawah sebelum dan selama melakukan gerakan apa pun.

6. Hentikan olahraga bila terasa sakit. Jika muncul sensasi nyeri, coba berhenti dan nilai masalahnya. Bila dengan memperbaiki postur terasa tetap nyeri, sebaiknya periksakan dirimu ke dokter.

7. Terakhir, jangan lupa untuk melakukan pendinginan setelah latihan dumbbell selesai.

Demikian latihan dumbbell yang bisa dicoba untuk wanita. Lakukan secara rutin, jaga pola makan, dan fokuslah pada tujuanmu. Dengan begitu, tubuh kuat dan kencang bukan sekadar impian lagi.

Sementara itu manfaat olahraga angkat beban bagi wanita yakni bisa meningkatkan kepadatan tulang. Hal ini baik karena wanita rentan terkena menopause saat usianya terus bertambah. Latihan menahan beban dapat memberikan tekanan pada tulang yang dapat membuat bagian tersebut menjadi kuat. Cara ini juga dapat mencegah osteoporosis yang rentan dialami wanita.

Selain itu membantu menurunkan berat badan. Layaknya kardio, latihan kekuatan membakar kalori yang dapat membantu kamu agar mendapatkan berat badan ideal. Latihan angkat beban juga dapat meningkatkan jumlah oksigen yang dibutuhkan tubuh untuk kembali ke tingkat normal (EPOC). (*)

Sumber:

0 Komentar