Manchester United 0 vs 1 West Ham: Tanpa Ronaldo, Setan Merah Tak Bertaring

MANCHESTER – Tanpa diperkuat Cristiano Ronaldo, Manchester United kehilangan taringnya saat ditundukkan West Ham United 1-0 di Piala Carabao di Old Trafford, Kamis (23/9/2021) dini hari WIB.

Meski tumbang di kandang sendiri, bos Setan Merah Ole Gunnar Solskjaer tetap memuji para pemainnya karena telah berusaha melawan The Hammers yang banyak berubah.

Manuel Lanzini membawa tim tamu meraih kemenangan 1-0 pada menit kesembilan, kemenangan pertama mereka di Old Trafford sejak 2007, saat United tersingkir dari kompetisi yang dalam dua musim terakhir mereka capai hingga semifinal.

Kedua tim melakukan kombinasi 21 perubahan. United memainkan banyak pemain lapis kedua seperti Jadon Sancho Donny van de Beek dan Anthony Martial. Sang megabintang Ronaldo sama sekali tidak ada dalam skuad. Pasukan Solskjaer tidak dapat menemukan jalan melewati Hammers yang tegas dan klinis, yang mengistirahatkan Tomas Soucek, Declan Rice dan Michail Antonio.

United belum memenangkan satu trofi pun di bawah Solskjaer dengan rekor empat tahun klub tanpa trofi sebagai rekor terlama sejak 1989. “Itu adalah awal yang buruk lagi, itu perlu ditangani,” kata Solskjaer kepada Sky Sports dikutip radarsports.id.

“Setelah itu kami bermain bagus untuk waktu yang lama dan melakukannya dengan baik. Statistik tidak berarti apa-apa, tetapi ketika Anda memiliki 27 tembakan, Anda tahu para pemain telah melakukannya dengan baik,” tuturnya.

Solskjaer mengakui Setan Merah tidak menciptakan peluang besar tetapi membuat tekanan. “Mason Greenwood memiliki peluang besar tetapi terkadang tekanan itu tidak menghasilkan apa-apa. Tentu saja, dalam beberapa menit terakhir kami harus bermain gung-ho (terus menyerang dan menekan dengan sedikiti mengabaikan pertahanan) dan mereka bisa saja mencetak gol lagi,” ujarnya.

“Anda ingin lolos tetapi ini musim yang panjang. Semua orang mencobanya dengan baik. Saya tidak bisa menyalahkan sikap mereka. Kami memiliki pertandingan besar yang akan datang dan itulah keputusan yang kami buat,” ucapnya.

“Kami berada di awal musim, kami tahu ini akan menjadi perjalanan yang panjang. Liga Champions, Piala FA, Liga Premier—kami memiliki banyak pertandingan. Kami terus melakukan apa yang kami lakukan untuk mencoba dan mendapatkan hasil. Kami memulai musim dengan baik, selain tersingkir dari piala ini, yang tidak bagus. Dan kami belum mendapatkan hasil yang baik di Eropa tetapi kami akan siap untuk hari Sabtu,” katanya.

“Noble Beruntung, Itu Penalti”

Solskjaer mengatakan United ditolak penalti yang jelas ketika Mark Noble menjatuhkan Jesse Lingard tak lama setelah Lanzini mencetak gol yang terbukti menjadi pemenang.

Noble diberikan start yang langka oleh David Moyes di lini tengah, meski gagal mengeksekusi penalti pada menit terakhir dengan sentuhan pertamanya dari bangku cadangan dalam kemenangan 2-1 Liga Premier untuk United di Stadion London ketika kedua tim bertemu pada Minggu.

“Ini penalti untuk Jesse. Anda tidak bisa menarik celana pendeknya saat Anda sedang dalam proses jatuh ke bawah. Mark (Noble) tidak beruntung pada Minggu dan beruntung dengan itu hari ini,” tutur Solskjaer.

Namun, Noble merasa bahwa Lingard, rekan setimnya dari musim lalu, melakukan diving dan mengatakan dia memberitahunya setelah itu.

Dia mengatakan kepada Sky Sports: “Itu sepak bola, dia diving dan saya menyuruhnya pergi karena berteriak, cukup lucu dia tidak benar-benar melakukannya di tempat kami tetapi dia melakukannya di sini.”

“Kami tertawa di lapangan hari ini, saya suka Jesse, dia karakter yang hebat dan saya sangat senang dia datang ke sini dan mendapatkan kesempatannya, dia mencetak beberapa gol fantastis. Jelas satu gol melawan kami menyakitkan. Dia anak yang hebat dan dia pantas mendapatkan semua yang dia dapatkan,” ujar Noble.

Berkat Kebersamaan

Piala Carabao musim ini tidak akan memberi United gelar pertama mereka sejak 2017. Namun West Ham bisa bermimpi setelah penampilan yang mengesankan di bawah pelatih tim utamanya Stuart Pearce.

“Jelas kami senang dengan hasilnya,” kata Pearce. “Ini benar-benar tempat yang sulit untuk datang,” tuturnya.

“Kami harus mempertahankan tekanan selama beberapa periode permainan. Namun saya pikir kami memulai pertandingan dengan sangat baik, pantas unggul dan di akhir pertandingan berpotensi bisa mencetak dua gol dan mungkin membuat malam ini sedikit lebih nyaman bagi kita para penonton di tribune,” katanya.

“Kami senang, kami mendapat kebersamaan yang nyata di klub sepak bola ini, dan para pemainnya fantastis malam ini,” ujarnya.

“Kami benar-benar kecewa kami tidak mendapatkan sesuatu untuk akhir pekan,” ucapnya.

“Saya pikir pada hari itu kami setidaknya layak mendapatkan satu poin jadi kami kecewa dengan itu. Namun United adalah tim yang luar biasa, dengan banyak talenta di grup mereka,” katanya.

“Kami hanya bercita-cita untuk menantang orang-orang seperti United, tetapi cara manajer membuat klub ini berjalan dan menarik satu sama lain dan kebersamaan yang nyata, dari teras sampai ke bawah, adalah kredit mutlak untuk David, sungguh,” ujarnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!