Dibobol Ronaldo, Gasperini Memendam 1.000 Kekecewaan

Pelatih kepala Atalanta Gian Piero Gasperini menertawakan klaim bahwa Cristiano Ronaldo bersalah atas penampilan Manchester United yang tidak konsisten dan memberikan pujian kepada bintang Portugal itu setelah menyamakan kedudukan di menit-menit terakhir.

Ronaldo mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+1 untuk menggagalkan Atalanta tiga poin dalam hasil imbang dramatis 2-2 mereka di Liga Champions pada Rabu (3/11/2021).

Pemenang Ballon d’Or lima kali itu menyamakan kedudukan dua kali di akhir setiap babak, setelah gol pembuka Josip Ilicic pada menit ke-12 dan gol Duvan Zapata pada menit ke-56.

Selama performa buruk United, ada beberapa kritik terhadap Ronaldo untuk pekerjaan defensifnya. Namun, dia sekarang telah mencetak gol di setiap pertandingan grup di Liga Champions musim ini.

Ronaldo yang sudah berusia 36 tahun menjadi pemain tertua yang mencetak dua gol atau lebih dalam satu pertandingan untuk United di kompetisi Eropa, setelah juga menyamai pencapaian Ruud van Nistelrooy pada 2003 dalam empat penampilan berturut-turut di Liga Champions.

“Beberapa bahkan berhasil mengatakan dia adalah masalah, bayangkan Ronaldo sebagai masalah,” kata Gasperini kepada Sky Sport Italia setelah pertandingan dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Dia jarang meleset dari target, separuh waktu dia mencetak gol, separuh waktu itu menyelamatkan,” ujarnya.

Kekecewaan

Hasil tersebut membuat United berada di puncak Grup F dengan head-to-head dari Villarreal, dengan kedua belah pihak mengumpulkan tujuh poin. Sementara Atalanta berada di urutan ketiga dengan lima poin menjelang dua pertandingan terakhir.

Gasperini mengakui penyesalan mendalam atas gol penyeimbang oportunistik Ronaldo. Namun terus memuji veteran United itu, yang memiliki lima gol di babak penyisihan grup Liga Champions, bersama dengan empat di Liga Premier musim ini.

“Kekecewaannya seribu. Kami percaya itu (kemenangan),” kata Gasperini saat konferensi pers pascapertandingan. “Kami mempercayainya karena daya dorong mereka juga tampak agak lelah,” tuturnya.

“Kami memiliki ruang yang bagus, kami mengendalikan persaingan dengan baik dan sangat ketat. Namun ini Liga Champions. Kami menghadapi pemain luar biasa dengan kemampuan balistik yang luar biasa. Dia melepaskan tembakan pada bola yang memantul beberapa kali. Ini menentukan hasilnya,” ujarnya.

“Kami harus menerimanya bagaimanapun kami masih memiliki beberapa peluang untuk lolos. Itu masih tergantung pada kami. Kami memainkan dua pertandingan yang telah memberi banyak kepada kami, kepada Atalanta dan Bergamo,” tuturnya. (Sandy AW)

Baca Juga:

Atalanta 2 vs 2 Manchester United: Lagi-Lagi Ronaldo

Ronaldo: Awalnya Memang Berat

Ronaldo Dibandingkan dengan Michael Jordan oleh Solskjaer

Sandy AW

Editor in Chief