Arsenal 2 vs 0 Leeds: Kesempatan Nketiah untuk Masuk ke Skuad Inti Liga Premier

LONDON – Eddie Nketiah mengatakan dia akan terus berjuang di Arsenal untuk memaksa masuk ke rencana Liga Premier Mikel Arteta.

Striker berusia 22 tahun itu mencetak gol kedua Arsenal dalam kemenangan 2-0 atas Leeds United di putaran keempat Piala Carabao pada Rabu (27/10/2021) dini hari WIB, yang membuat golnya menjadi tujuh gol dalam delapan penampilan di kompetisi tersebut.

Nketiah, yang memiliki tiga tembakan dengan dua tepat sasaran dalam pertandingan itu, belum tampil di liga musim ini untuk The Gunners dan sangat ingin mengajukan klaimnya kepada pelatih kepala Arteta.

“Selalu menyenangkan untuk bermain, itu jelas sudah lama,” katanya kepada Sky Sports dikutip radarsports.id dari Livescore.

“Saya telah bekerja keras, menunggu kesempatan ini. Saya percaya diri dan siap dan selalu menyenangkan untuk mencetak gol dan membantu tim Anda,” tuturnya.

“Kami sedang dalam performa bagus saat ini dan ini tentang terus bekerja keras. Kami saling mendorong setiap hari dalam latihan dan hasilnya datang dalam pertandingan,” ujarnya.

“Saya senang untuk para pemain dan senang bisa terlibat dan berkontribusi,” ucapnya.

Nketiah mengatakan semua pemain lapis kedua Arsenal harus mengambil kesempatannya kapan pun mereka mendapatkannya. Terutama mengingat peningkatan performa mereka baru-baru ini, yang membuat mereka mencatatkan delapan pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi.

“Itulah yang kami coba lakukan,” kata Nketiah.

“Manajer memilih starting line-up tetapi kami harus bekerja paling keras dalam latihan, dan ketika kami mendapatkan peluang, kami tampil seperti yang kami lakukan hari ini. Saya pikir semua orang harus bangga pada diri mereka sendiri,” ujarnya.

Sundulan Chambers

Gol pembuka Arsenal dicetak oleh Calum Chambers yang menyundul bola hanya 24 detik setelah dia masuk sebagai pemain pengganti menyusul cederanya Ben White.

Bek tersebut berlari untuk merayakan dengan bangku cadangan Arsenal dan satu orang di ruang belakang staf Arteta khususnya setelah bola dianggap telah melewati garis oleh teknologi garis gawang.

“Pelatih bola mati kami Nico mengatakan kepada saya, ‘Anda akan mencetak gol dari sentuhan pertama Anda’. Jadi itulah mengapa saya berlari ke arahnya. Itu adalah momen yang menyenangkan,” kata Chambers.

“Saya cukup yakin bolanya lolos, saya melihat bola melewati garis. Jadi saya hanya menunggu wasit memberikannya. Untungnya dia melakukannya,” tuturnya.

“Itu akan selalu sulit melawan Leeds. Mereka adalah tim yang sangat unik dalam cara mereka bermain sehingga Anda harus berada di dalamnya, Anda harus melakukannya dan kami tahu itu memasuki pertandingan,” ujarnya.

“Kami berdiri untuk ujian dan keluar dengan kemenangan,” ucapnya.

Chambers mengklaim para pemain Arsenal bertekad untuk melangkah sejauh mungkin di Piala Carabao, yang terakhir mereka menangkan pada 1993, meskipun itu tidak masuk dalam daftar prioritas klub lain.

“Setiap kompetisi sangat penting bagi Arsenal,” katanya, dengan undian perempat final pada Sabtu.

“Kami ingin bersaing memperebutkan gelar. Jadi seperti yang saya katakan, ini bagus untuk pemain seperti kami yang ingin membuktikan satu poin dan kembali ke tim dan ketika kami melakukannya, kami harus mengambilnya. Setiap kompetisi penting bagi kami,” tuturnya. (Sandy AW)

Sandy AW

Redaktur Pelaksana Radar Tasikmalaya e-Paper

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!